CYBERPARE.COM, PAREPARE — Proyek pembangunan Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie yang berlokasi di Kawasan Tonrangeng, Kelurahan Lumpue, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare menuai polemik.
Proyek dengan anggaran sebesar Rp 54 miliar ini, menjadi perbincangan hangat setelah adanya pernyataan PPK proyek mengatakan, progres pekerjaan Rumah Sakit Hasri Ainun Habibie sudah mencapai 100 persen, namun faktanya setelah di kroscek, estimasi pekerjaannya baru 75 persen.
Hal tersebut diungkap oleh, IQbal Rahim Gani, usai shalat berjamaah bersama di masjid Nurussamawati, ia menanyakan sudah sampai dimana progres pekerjaan RS Ainun Asri Habibie, namun PPK nya menjawab dengan nada tinggi sudah 100 persen.
“Sangat disesalkan pernyataan PPK nya itu, yang telah memberikan pernyataan yang menyesatkan, kami selaku warga parepare juga ketua lembaga berhak menanyakan progres pekerjaan RS tersebut untuk mengetahui sudah sejauh mana progresnya akan tetapi jawaban yang diberikan itu tidak sesuai fakta yang ada,” beber IQbal kepada CYBERPARE, Jumat, 22/11/2019
Jawaban PPK Proyek pembangunan RS Hasri Ainun Habibie tahap Ke 3 ini, dinilai mengada-ada, makanya kami kelokasi dan melihat progres pekerjaannya yang ternyata belum mencapai 80 persen, inikan menyesatkan
Sementara , Jumardin Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) RS Ainun Asri Habibie mengatakan, kami hanya beranggapan jika pertanyaan pak IQbal itu cuma main main sayapun menjawab dengan Humor dan mengatakan sudah 100 persen .
Lagipula pembangunan RS Ainun Asri Habibie semua orang tahu masih dalam pekerjaan artinya progres bangunannya belum 100 persen, ternyata IQbal menyikapi serius,” kata Jumardin. (uk)


















