CYBERPARE.COM. PAREPARE. Dengan melihat sejumlah aparatnya yang tidak nampak batang hidungnya pada acara Forum Silaturahmi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Walikota Parepare DR. H. M. TAUFAN PAWE, SH.MH merasa kecewa sehingga ia mempertanyakan ketidakhadiran mereka.
“Tolong bapak wakil walikota dan asisten mencatat yang tidak hadir itu”, tegas Taufan yang membuka acara Forkopimda di Restauran Dinasty itu, Kamis (26/12).
Ketidakhadiran para pimpinan SKPD ini dinilai walikota sebagai pelanggaran PP 30 tahun 2019. Menurut walikota pertemuan ini sangat penting karena menyangkut beberapa kebijakan yang layak diketahui masyarakat. Apatahlagi ini dihadiri sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh organisasi.
Dalam acara itu berlangsung dialog dengan menampilkan pemateri antara lain, Wakil Ketua DPRD Parepare Rahmat Syasu Alam, Kajari Parepare Muh. Syarifuddin, SH, MH, Kapolres Parepare AKBP Budi Susanto, S.I.K, Ketua Pengadilan Negeri Parepare Hj. Syamsidar Nawawi, SH, MH dan Dandim 1405 Mallusetasi Letkol. Kav. Syahputra. Dialog ini dipandu Dr. Ir. Muh. Natsir dengan dihadiri pula Wakil Walikota Parepare H. Pangerang Rahim. (takdir).


















