Laporan : Agustin Effendy
BARRU, Cyberpare.com — Balapan Motor di Sirkuit Sumpang Minagae, Minggu 22 Oktober lalu, menelan korban jiwa seorang Penonton yang meninggal dunia dan seorang penonton lainnya yang sempat dirawat di Rumah Sakit Daerah Barru. Hingga kini proses penanganan hukumnya belum jelas.
Pihak Kepolisian Kab.Barru hingga kini, belum memberikan gambaran seputar penanganan kegiatan Balapan yang menelan korban jiwa ini, Pihak Panitia Penyelenggara dan pihak pihak terkait atas terselenggaranya kegiatan balapan ini belum pernah dijelaskan pihak Kepolisian kapan akan dimintai keterangan.
Kejadian Tabrakan diacara balapan yang menewaskan Seorang Warga ini, dinilai Andi Asrida sebagai Bentuk Kelalaian pihak Penyelenggara, Menurutnya Penyelenggara tidak bisa menciptakan kondisi yang aman bagi penonton, “Pihak Penyelenggara mestinya mampu menciptakan Rasa aman selama proses Balapan berlangsung, Kejadian yang merenggut nyawa ini seharusnya juga dipertanggung jawabkan pihak penyelenggara, Ia mendesak Pihak Kepolisian memprosea kejadian ini” ungkap Aktifis LSM.Sorot Indonesia ini.
Balapan Minggu, 22 Oktober lalu, Kejadian berawal antara Albi Chaerawan, salah seorang peserta Balapan Asal Bulukumba dengan Hade, (60) Seorang Penonton Jalan Cumi cumi, Kelurahan Sumpang Binagae, Barru dinyatakan meninggal usai ditabrak, korban lainnya adalah seorang Pemuda Fahrul (25) yang usai kejadian dilarikan dirumah sakit Barru dan menjalani perawatan.
Kapolres Barru AKBP.Buharman, dihubungi terkait hal ini, enggan memberikan komentar apa apa terkait peristiwa balapan yang dinilai penuh kelalaian ini, di Hubungi Via Whatt App, AKBP.Buharman hanya membacanya dan tidak memberikan jawaban, ditelpon pun sempat masuk lalu kemudian dimatikan.(*)


















