CYBERPARE.COM, NUNUKAN, – Pembukaan Iraw Tidung Borneo Bersatu 2020 bertempat di Desa Binusan Kecamatan Nunukan, Kalimantan Utara yang berlangsung meriah, Rabu (11/03/2020).
Sambutan Bupati Nunukan Asmin Laura Hafid dan Asisten Adminsitrasi Pemprov Kaltara Zainuddin HZ dan Wakil Bupati Nunukan Faridil Murad dan didampingi pejabat lainnya dan disambut ritual adat Suku Tidung.
Dalam acara Suku Adat Tidung yang dihadiri lansung empat negara iyaitu (Brunai, Malaysia,Filipina dan Indonesia) dan dimeriahkan berbagai tarian adat dan ritual penyambutan bagi pejabat.
Ketua Panitia H Sura’i selaku Iraw Adat Tidung Borneo Bersatu 2020 mengatakan, dalam sambutannya, acara yang dilaksanakan hingga 12 Maret 2020 ini dihadiri 87 utusan kampung Tidung di Indonesia dan puluhan perwakilan kampung dari luar negeri seperti Malaysia.
Selain dari luar negeri, Iraw Adat Tidung Borneo Bersatu 2020 ini dihadiri juga perwakilan keturunan Suku Tidung dari Pulau Seribu DKI Jakarta dan Sulawesi Utara.
Khusus utusan Suku Tidung dari Kabupaten Nunukan sendiri dihadiri dari 20 perwakilan kampung yang tersebar di Pulau Nunukan, Pulau Sebatik, Sebuku, Sembakung dan Lumbis.
Selain dari pada itu, utusan dari Kabupaten Malinau, Kota Tarakan, Kabupaten Bulungan dan Tana Tidung.
Dalam kesempatan itu, Ketua Panitia memperkenalkan para tetuah suku-suku yang ada di Kabupaten Nunukan turut hadir pada acara ini seperti KKSS, Suku Timor, Sulawesi Utara dan lain-lainnya.
Berbagai tarian Suku Tidung pun ditampilkan di Halaman Rumah Adat Tidung di RT 02 Desa Binusan Kecamatan Nunukan.
Baloy atau rumah Adat Suku Tidung terbuat dari kayu menggunakan tiang berukir khas berdiri megah tersebut sebagai pusat pelaksanaan acara, ujar Sura’i.
Para Ketua Adat Tidung dan Pusaka se Kaltara menyambut kedatangan pejabat dari Pemprov Kaltara dan Nunukan.(Anto)


















