Reporter : Chulk / Agustin Effendy
PAREPARE, Cyberpare.com — Proses pengadaan barang dan jasa Pemerintah diatur sedemikian rupa mulai dari Penunjukkan langsung ( PL ) hingga proyek tender yanh diduga dikendalikan pihak luar Organisasi perangkat daerah (OPD)
Oknum Sekertaris Salah satu Organisasi Konstruksi berinisial AT diduga kuat punya peran aktif dalam hal ini, karena ada kewenangan yang dipercayakan,
Karena kewenangan yang telah dipercayakan itulah AT yang juga sekretaris Salah satu Asosiasi kontruksi menarik “Fee” setoran dari rekanan yang mau memenangkan paket sebesar 17 % dari total nilai proyek.
Sikap serupa juga dilakukan Salah seorang Oknum Kepala Dinas di Parepare. Ia meminta kepada rekanan setoran “Fee Proyek 15%” dari nilai anggaran
Sikap “Ketua Kelas” dan Oknum Kepala SKPD ini, dibenarkan salah satu rekanan, dikonfirmasi melalui via Hpnya, pelaku Konstruksi Senior ini mengaku, jika ingin mendapatkan proyek terlebih dahulu kita harus menyetor Cash and Cary “kalau mau proyek setor dulu Fee nya”,.bahkan dalam satu proyek Fee yang harus di keluarkan secara cuma-cuma bisa mencapai15 – 17 % dari jumlah anggaran.” Ungkap Pelaku Konstruksi Inisial R ini.
Tak lama usai dikonfirmasi, Oknum Sekertaris salah satu Lembaga Konstruksi AT, kembali mengharapkan para Pelaksana bersabar “Sabar sabar mi dulu kita masih tunggu daftar nama dari Pak Walikota ” ucapnya
Pelaksana tugas Kepala Dinas PU Kota Parepare membantah hal itu. Menurut H. Kadarusman tudingan seperti itu hanya asumsi. (*)


















