Laporan : Erwin
POLMAN, CyberPare.com — Kesal jalan tidak diperbaiki di wilayah nya,warga jalan dg Mangimpun, kelurahan Manding, Kecamatan Polewali, Sulawesi Barat, terpaksa memasang Spanduk yang bertuliskan “Tarrare di Allo Tammatindo dibongi Mappikirri Rumbu Anna Ressa.” yang artinya Siang dan malam Warga tidak bisa tidur akibat memikirkan Debu dan Lumpur.
Menurut warga setempat, sebenarnya Tulisan tersebut adalah Pelesetan Tagline Pemerintah Kabupaten Polman yakni “Tarrare diallo Tammatindo Dibongi Mappikirri Atuonganna Pa’Banua” yang berarti “Siang Resah,malam pun tidur tidak nyenyak memikirkan kesejahteraan rakyat” namun diplesetkan oleh warga sekitar
” Hal ini dilakukan karena Warga yang memasang Spanduk tersebut mengaku kesal lantaran jalan tersebut sudah rusak parah namun belum ada upaya pemerintah untuk memperbaiki Jalan itu.” Aku Murniati warga Kabupaten Polman, Sulawesi Barat, Senin (6/11/2017).
Menurut Warga, jalan itu rusak diakibatkan, adanya proyek pembangunan berada di dalam lokasi proyek yang tak hentinya dilalui truk pengangkut meterial Proyek.
” Terlebih jika hujan turun jalan itu sering becek dan berlumpur jalanan ini sudah seperti kubangan kerbau, tak jarang pengendara yang lewat jatuh terperosok kedalam Lubang,” Kata Mustang, pengendara yang melintas.
Sementara kepala kelurahan Manding yang hendak dikonfirmasi tidak dapat ditemui.nomor yang dihubungi juga tidak aktif. (*)


















