CYBERPARE.COM, PAREPARE –Terkait kasus penganiayaan yang yang dialami salah satu anggota Ormas Pekat ib di kompleks pasar Lakessi adalah perbuatan melawan hukum yang dinilai merupakan premanisme yang meresahkan.
Ketua Pekat Indonesia Bersatu, Nurtiati Syam, mendesak pihak Aparat Penegak Hukum maupun pemerintah agat membersihkan para premanisme yang cukup meresahkan para penjual di pasar.
“Kami menilai adanya premanisme yang setiap harinya memalak penjual di pasar dilakukan secara terstruktur yang diduga didalangi orang orang tertentu,” ujar Nurtiati syam sapaan Hj Enge itu.
Nurtiati mengatakan, pemalakan yang dilakukan oleh oknum tertentu merupakan perbuatan melawan hukum, jika keinginannya tidak dipenuhi maka sasarannya barang jualan para penjual sayur mayur.
Untuk mengetahui kebenaran tersebut siapa premanisme sesungguhnya sebaiknya instansi terkait turun kelapangan mengecek kebenarannya siapa dalang dibalik semua ini.
Ketua pekat ini, juga menegaskan agar kepala UPTD pasar lakessi dalam penarikan retribusi diwajibkan stafnya menggunakan seragam dinas agar para penjual dapat membedakan yang resmi dan ilegal.
“Kita juga ingatkan kepada Kerukunan Keluarga Pasar (KKP) di fungsikan atau sesegera mungkin dilakukan pemilihan ketua, untuk menghindari arogansi salah satu oknum yang selama ini dinilai telah melakukan provokasi,” tandasnya. (CP1)


















