CYBERPARE.COM,MOROWALI,–Sejumlah Kecamatan di Kabupaten Morowali dikepung banjir akibat curah hujan ekstrim melanda daerah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Tiga kecamatan itu adalah Kecamatan Bungku Tengah, Kecamatan Bungku Barat, dan Kecamatan Witaponda.
Di Kecamatan Bungku Tengah, beberapa desa yang terendam banjir antara lain, Desa Bahomohoni dan Desa Bahomante. Di Desa Tofuti, Rumah Dinas Polsek Bungku Tengah juga ikut terendam air
Desa Bahomohoni yang berdekatan dengan bundaran Kota Terpadu Mandiri (KTM), jalur dua Jalan Trans Sulawesi sisi kiri sempat ditutup akibat luapan air yang naik hingga 30 cm dan sempat masuk ke beberapa rumah warga.
Sementara itu, Desa Bahomoleo, juga nyaris tak bisa dilalui kendaraan karena tingginya air sungai yang meluap dan menggenangi jalur Trans Sulawesi.
Selanjutnya, di Kecamatan Bungku Barat, tepatnya di Desa Topogaro, Jalan Trans Sulawesi sempat putus akibat plat deker yang ambruk diterjang banjir. Warga dan aparat desa berusaha untuk memperbaiki kembali sehingga kendaraan bisa melintas lagi.
Pun juga di Desa Wata dan Ambunu, air juga naik ke Jalan Trans Sulawesi sehingga sempat tidak bisa dilalui kendaraan. Di Desa Wosu, lokasi transmigrasi juga tidak luput dari genangan air dan sempat masuk ke beberapa rumah warga.
Untuk Kecamatan Witaponda, Desa Sampeantaba juga tergenang air.hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa. (15/07/2020) (sukiman)


















