CYBERPARE.COM,MOROWALI,– Terkait penolakan rencana penambangan bantuan yang dilakukan oleh PT. GIU di Desa Todua Kecamantan Bungku Tengah Kabupaten Morowali, ahkirnya Wakil Bupati Morowali DR Najamudin,S.Ag,S.Pd,M.Pd juga ikut langsung melakukan tanda tangan di atas kain putih yang dibentangkan di depan Kantor Desa Todua Dan hal tersebut sebagai bentuk penolakan.
Selain Wakil Bupati Morowali DR Najamudin,S.Ag,S.Pd,M.Pd ikut juga mendampingi Kades Todua , Babinsa Todua, Perangkat Desa Todua dan Masyarakat Desa Todua. Selasa (11/8/2020).
Menurut salah satu Warga Desa Todua Fahrul ,Pak Wakil Bupati Morowali DR Najamudin,S.Ag,S.Pd,M.Pd langsung ikut menadantangi diatas kain putih sebagai bentuk penolakan dan secara tegas menolak PT. GIU untuk ekpoitasi tambang di area Desa Puungkoilu dan Desa tudua sehingga perlu ditinjau kembali .
” Pak Wabub juga menyatakan sikap, ikut membantu memperjuangkan dan menolak hak-hak tani merdeka, karena beberapa pertimbangan air bersih dan perkebunan warga Desa Tudua sampai di meja panas analisis Amdal nanti karena jika terjadi penambangan tersebut bisa merusak ekosistem air bersih dan perkebunan warga desa Tudua,” kata Fahrul .
Masih Kata Fahrul, Selain itu kami sebagai warga Desa Todua menolak keras Penambangan bantuan yang akan dilakukan oleh PT GIU tersebut karena :
- Wilayah tudua, adalah wilayah pesisir pantai putih yang sudah jarang ditemukan khusunya kab.morowali
- 90% masyarakat desa Tudua bergantung hidup dan mengandalkan hasil tani, pala, cengkeh, jambu mente, dan coklat ribuan pohon dn sumber air dari gunung, bergantung hidup itu
- Kawasan hutan di tudua masih mempunyai hewan endemik, yang masih berkeliaran di hutan kab.morowali, khusunya desa tudua.Kata Fahrul. (sukiman)


















