CYBERPARE.COM, MOROWALI — Serikat Pekerja Industri Morowali (SPIM) dan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) melaksanakan aksi mogok kerja di depan kantor, PT. IMIP (Indonesia Morowali Industrial Park) di Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Dalam orasinya, korlap Aksi Buruh mogok kerja Ketua fikep SBSI, Sahlun Sahidi bersama ketua Serikat Buruh SPIM, Afdal Spd, menyampaikan beberapa tuntutan dan mendesak kepada pihak manajemen perusahaan yang memiliki kapasitas untuk segera memberikan tanggapan dan menemui para aksi yang menyampaikan beberapa poin-poin tuntutan aksi dan merealisasikannya.
“Kami hanya butuh kepastian, kami hanya inginkan keadilan dan ,kami ingin menegakkan aturan yang sesuai dengan UU,oleh sebab itu kami sangat berharap agar manajemen PT.IMIP segera merealisasikan apa yang menjadi tuntutan kami hari ini,” ujarnya.
Adapun tuntutan massa aksi, yaitu :
1) Segera pekerjakan kembali pekerja buruh yang dirumahkan.
2) Berikan kami hak cuti.
3) Hentikan Union Busting di Kawasan Industri PT. IMIP.
4) Pekerjakan kembali pengurus serikat pekerja/Buruh yang telah di PHK.
5) Stop segala bentuk diskriminasi terhadap pekerja/buruh, baik Tenaga Kerja Asing dan Tenaga Kerja Lokal.
6) Tolak PP yang merugikan Pekerja Buruh
7) Hentikan mutasi sepihak dan resign paksa
8) Hapuskan aturan tambahan (Siluman) di semua perusahaan dan departemen
9) Perbanyak pintu jalur keluar masuk kawasan agar menghilangkan kemacetan.
10) Tambah fasilitas transportasi angkutan karyawan dalam kawasan
11) Hilangkan 3 shift 3 regu
12) Permudah pelayanan kesehatan dan tambah fasilitas kesehatan di Klinik PT. IMIP.
13) Hapuskan mangkir tanggal 05 Agustus 2020, demo kami sah berdasarkan UU.
14) Realisasi putusan yang sudah Inkrach di Pengadilan Hubungan Industrial.
15) Tolak PKWT terhadap pekerjaan bersifat produksi.
- Kami menolak dibubarkan apabila bukan pengambil kebijakan
tidak dihadirkan menjawab tuntutan kami..
Namun tidak ada seorang pun dari fihak manejemen yang menemui para aksi pengunjuk rasa hingga massa membubarkan diri sampai pukul .23,00 wita dan mobil soun sistem, serta beberapa anggota serikat buruh baik itu SPIM maupun fikep SBSI Masih tetap standby di titik utama para aksi di pos 3 depan kantor PT. IMIP. Desa fatufia kecamatan bahodopi. (iful)


















