Cyberpare.Com, PAREPARE — Dalam mendukung jalannya pemerintahan yang transparan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Parepare terus melakukan inovasi baru, salah satunya menyangkut sistem transparansi pengelolaan keuangan.
Hal tersebut dikatakan Wakil Ketua DPRD Parepare, Rahmat Sjamsu Alam (RSA), Kamis (20/7/2017).
Ketua DPC Partai Demokrat Parepare ini menyebutkan, langkah itu sebagai bentuk dukungan pimpinan dewan terhadap rezim pemerintahan Walikota HM Taufan Pawe yang menekankan nilai-nilai transparansi di semua aspek.
“Kita luncurkan informasi publik mengenai pengelolaan uang rakyat. Ada dua ribu selebaran yang sudah kita edarkan ke masyarakat Parepare,” ujar Putra mantan Walikota Parepare, H Sjamsu Alam ini
Dia menjelaskan, adapun selebaran yang sudah disebar ke masyarakat itu berbentuk buletin dimana isinya menginformasikan tentang apa saja yang akan dibelanjakan Pemerintah Daerah melalui dana APBD.
Termasuk, kata dia, mengenai produk-produk serta regulasi Daerah yang telah disahkan sepanjang tahun 2016 lalu. “Jadi, kita berikan informasi, edukasi ke publik tentang pengelolaan APBD 2017, alokasi belanja Daerah, dan peraturan daerah (Perda),” kata pria yang akrab disapa Ato ini.
Walikota Parepare, HM Taufan Pawe (TP) sebelumnya menekankan kepada seluruh jajaran pemerintah untuk lebih transparan dan akuntabel dalam menjalankan program pembangunan daerah.
Taufan juga meminta kepada bawahannya untuk lebih responsif dan membuka ruang terhadap masyarakat untuk menyampaikan keluhan dan persoalan yang dialami.
“Dari awal kami komitmen untuk mengedepankan sistem transparansi serta akuntabel. Semua terukur, dan kita buktikan pembangunan yang ada sekarang, semua itu untuk rakyat. Kita tidak ingin mengecewakan masyarakat,” ungkap Taufan Pawe.
Podding, salah seorang warga Parepare, mengakui pembangunan di Parepare mengalami peningkatan yang cukup pesat.
Dia mendukung Pemerintah dan DPRD yang mengedepankan sistem transparansi dalam mengelola uang rakyat. “Pemkot telah membuktikan kepedulianya dengan banyaknya pembangunan di kota ini,” tandasnya. (ardi)


















