banner 728x250

Dinsos Maros Sambangi Warga Yang Merasa BST Dirinya Telah Dicabut

banner 120x600
banner 468x60

CYBERPARE.COM, MAROS, – dengan adanya kekeliruan yang terjadi didesa Bonto Mate’nne Kec. Mandai terkait penerima bantuan sosial tunai (BST) program kementrian sosial.

Sehingga Pihak dinas sosial (dinsos) Maros menyambangi warga yang merasa dirinya telah dicabut namanya sebagai penerima manfaat BST.

Haluddin Warga desa Bonto Matenne yang menganggap dirinya telah dicabut namanya, mengatakan, menduga diirinya didiskriminasi oleh oknum dinsos.
Haludin menceritakan kronologinya,

“Awalnya semua penerima manfaat BST telah menerima undangan penerima melalui perangkat desa, namun sementara itu saya belum menerimanya sehingga saya merasa telah didiskriminasi oleh pihak oknum dinsos Maros,”Jelasnya.
ia berasumsi kalo dirinya merasa didiskriminasi, awalnya semua warga penerima manfaat BST sudah menerima undangan.

Sementara itu perlindungan dan jaminan sosial Muh, Hatta, S.K.M menjelaskan , bahwa pencabutan sebagian penerima tidak serta merta dicabut begitu saja.

“Olehnya itu pihak kami turun kelokasi dan memberikan penjelasan kepada saudara haluddin, bahwa untuk mencabut nama sebagai penerima itu tidak mudah, ada sistem yang mengatur,”Jelas Hatta.

Itu hanyala kekeliruan, diakibatkan tercecernya undangan penerima BST atas nama haluddin ke nama desa yang sama, yaitu desa Bonto Matenne Kec, Marusu, yang seharusnya desa Bonto matenne kec Mandai.

Hatta juga menyampaikan permohonan maafnya atas terjadinya kekeliruan ini.

“Saya mewakili dinsos maros memohon maaf atas kekeliruan yang terjadi, sehingga membuat warga berasumsi lain terhadap dinsos maros,”tutup hatta.
Lanjut haluddin, “Atas kejadian ini, kami berharap tidak terjadi lagi kedua kalinya apa yang dilakukan oknum dinsos maros,”tutup Haluddin.

Darwis, pengelola data bantuan sosial menjelaskan bahwa penghapusan data peserta BST dilakukan jika terjadi data ganda Program lainnya itupun harus dilakukan validasi dilapangan untuk memastikan duplikasinya dan sekiranya ada yang merasa datanya terhapus sebaiknya melaporkan langsung ke Dinas Sosial.ungkapnya.( cp5)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *