FOTO : ANTARA/Abriawan Abhe
CYBERPARE.COM, MAKASSAR — Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang rencananya dilakukan di Jawa dan Bali, diwacanakan akan berdampak di Sulawesi Selatan utamanya di Kota Makassar, Sabtu (9/1/2021).
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mendesak pemerintah agar siap sehingga tak jadi persoalan.
Asisten II Pemkot Makassar, Sittiara Kinang membeberkan, bahwa rencana PSBB wilayah Kota Makassar 11 hingga 24 Januari mendatang saat rapat dengar pendapat.
Menurutnya, rencana tersebut akan berdampak di Makassar mengingat status yang disandang Kota Makassar sebagai zona merah.
“Inikan ada rencana PSBB dari presiden untuk seluruh Indonesia 11 Januari mendatang, jadi kita juga wanti-wanti untuk siap,” katanya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi B Bidang Ekonomi dan Keuangan DPRD Makassar, William Laurin mengatakan, persoalan PSBB tahun lalu layaknya dijadikan pelajaran agar tak terjadi persoalan serupa.
“Tahun lalu PSBB kan kaget, ini semrawut, jadi ambil berdasarkan pengalaman kemarin, pemerintah dari sekarang harus sudah siap sedia, apa-apa sudah harus sudah turun tangan, agar tak ada lagi persoalan,” ucapnya.
Secara diketahui, PSBB tahun 2020 dianggap semrawut dengan buruknya komunikasi yang berimbas pada lambatnya bantuan sosial mengalir. Pemerintah diminta sedia dari sekarang dalam menjamin masyarakat selama pembatasan-pembatasan berlaku.
Jaminan hidup adalah hal mendasar yang harus diperhatikan pemerintah. Bantuan-bantuan sosial harus sedia dari sekarang agar saat PSBB dimulai tak ada lagi persoalan. (AU)


















