CYBERPARE.COM,PANGKEP, – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Minasatene (Forkopinca) Kecamatan Sinergitas Camat Minasatene H. Satria Hasan bersama Kapolsek Minasatene IPTU Abd Halim Lau, Danramil 1421-02 Bapak Kapten Arm Thamrin dan di dampingi Babinsa, Bhabinkamtibmas polsek Minasatene polres Pangkep giatkan Safari Ramadhan di malam ke 4 tarwih terus melaksanakan safari keliling shalat tarawih bersama jamaah umat muslim di masjid Nurul amal appaka sunggu Japing japing Kelurahan bontolangkasa pangkep dan memberikan pesan pesan Kamtibmas, Kamis (15/04/2021) Malam.
Dalam kegiatan tarawih keliling ini dilaksanakan untuk menindak lanjuti Surat edaran Bapak Gubernur Sulawesi Selatan nomor 451/3574/B.keara tentang pelaksanaan shalat tarwih di bulan suci ramadan ini, camat minasatene H.Satria Hasan mengatakan, “Agar seluruh pengurus masjid dan jamaah yang melaksanakan kegiatan keagamaan selama bulan Suci Ramadhan di kelurahan bontolangkasa tetap mengikuti anjuran pemerintah yaitu menerapkan protokol kesehatan yaitu pola 5M karena Pandemi covid 19 belum berakhir.” jelas camat minasatene.
Danramil Kapten Tamrin memberikan himbauan untuk mengingatkan warga masyarakat selaku petugas Covid 19 yang dilakukan terus menerus dengan berbagai cara agar tetap memberikan himbauan kepada warga tentang menjaga prokes.
“Kegiatan ini dalam rangka upaya untuk menekan mata rantai penyebaran Covid 19 agar masa Pandemi cepat berakhir”. Tutur Danramil
Kapolsek Minasatene menambahkan dalam safari ramadhan, “Himbauan ini ditujukan kepada seluruh masyarakat, terutama kepada para jamaah umat muslim Masjid Nurul Amal japing japing sebelum melaksanakan shalat tarawih, dimana dalam himbauan pesan Kamtibmas ini bersama warga masyarakat disamping untuk menjalin hubungan bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama juga untuk selalu menyampaikan pembinaan dan penyuluhan Kamtibmas tentang pencegahan, balapan liar, petasan di saat melaksanakan shalat tarwih dan serta gangguan Kamtibmas lainnya, terutama agar masyarakat jangan mudah percaya dengan berita-berita yang sengaja dibuat untuk mengadu domba antar umat beragama dan umat muslim serta dibuat untuk menakut-nakuti dan meresahkan masyarakat.
“Sedangkan berita-berita yang dimuat di media sosial tidak semuanya benar dan banyak juga berita berita bohong yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya, jadi warga masyarakat sebelumnya harus waspada dan bisa memilah-milah terlebih dahulu sehingga kita tidak semata mata percaya begitu saja segala macam bentuk berita yang kita terima,” terang Kapolsek.
Menurut Kapolsek, melalui himbauan pesan pesan Kamtibmas yang disampaikan langsung pada saat umat muslim sebelum melaksanakan shalat tarawih adalah momen yang baik, dimana umat muslim dibulan Suci Ramadhan melaksanakan shalat tarawih berjamaah di Masjid selama satu bulan.
“Ini merupakan moment yang tepat untuk memberikan pesan-pesan Kamtibmas dan juga untuk menjalin hubungan silaturahmi yang semakin erat antara Polri dan warga masyarakat dengan tujuan untuk bersama sama menjaga kamtibmas yang semakin aman dan terkendali,” tutup Kapolsek.
MCD


















