LUWU, Cyberpare.com — Personil Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palopo, menggerebek rumah BS alias AC di Desa Padang Lambe, Kecamatan Bupon, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Rabu Pagi (5/12/2017).
Dalam penggerebekan tersebut, sejumlah saksi mata menuturkan, Jika pihak BNN mengepung rumah BS, ada yang berjaga di depan, belakang dan samping rumah. Personil BNN lalu merangsek masuk ke rumah BS lalu melakukan penggeledahan.
Penggerebekan itu, mengundang perhatian warga, bahkan warga sempat melihat personil BNN keluar dan membawa sejumlah barang bukti, seperti alat hisap, serta beberapa bungkusan yang diduga Sabu. Sementara BS bersama istrinya, ikut dibawa dengan tangan diborgol.
“Rumahnya digerebek, dikepung, kami juga kaget tadi. Kejadiannya sekitar jam 07.00 pagi dan baru selesai sekitar j 10.00 jelang sing” terang seorang warga yang minta namanya tidak disebutkan.
Selain rumah BS, BNN juga disebutkan mendatangi rumah tersangka lainnya yang masih berada di wilayah Bupon. “Ada beberapa rumah yanh didatangi, tapi di dusun lain,” katanya.
Menurut warga ini, BS memang dikalangan tertentu disebut sebut mengendalikan pasar Gelap Shab, bahkan ada beberapa aparat penegak hukum disebut dekat dengannya, namun warga setempat tidak berani dan tidak mau ribut. BS dan istrinya juga dikenal cukup baik dan bersosialisasi dengan tetangga rumahnya.
“Kalau masalah itu, hampir semua warga di sini sudah tau, tapi kami tidak mau ambil pusing, itu urusannya,” kata Seora Warga (Yang merasa tidak enak, disebutkan namanya karena bertetangga denga Pelaku)
Sementara Kepala BNN Kota Palopo, Maxmiliam Sahese, saat dikonfirmasi via telepon selulernya, Selasa sore tadi, membantah jika pihaknya melakukan penggerebekan di daerah tersebut, dan mengatakan jika Ia belum menerima laporan, terkait itu.
“Kegiatan apa yah…, saya belum tahu itu, mungkin pihak lain, karena saya belum menerima laporan dari anggota tentang penggerebekan tersebut,” ucapnya singkat. (Amran / Agustin Effendy)


















