PALOPO, Cyberpare.Com –Kemarahan warga karena kecewa dengan hasil pemilihan kepala desa tanggal 27 Nopember lalu, dimana warga menduga ada kecurangan yang terjadi, sementara Pemerintah Kabupaten Luwu tetap akan melantik kepala desa yang terpilih.
Kemarahan warga desa uraso, kecamatan Bastem Utara Kabupaten Luwu Sulawesi selatan Sabtu Sore (16/12/2017) terus dilakukan dengan memblokade jalan poros Palopo-Bastem dan membakar ban. Selain membakar ban warga juga memasang alat berat yakni buldoser ditengah jalan.
Akibatnya kendaraan warga yang akan melintas terpaksa mencari jalan alternatif lain bahkan sebagian memutar arah.
Pada pemilihan kepala Desa lalu terdapat 4 kandidat yang bersaing dalam pilkades, masing masing 1. Herdianto 2. Hermin 3. Edwar Ratu 4. Akhmad, dan yang terpilih adalah Herdianto.
Menurut warga, Marten, Mereka memblokade jalan karena kecewa dengan pemerintah yang tidak melakukan proses atas adanya dugaan kexurangan dan tetap akan melantik kepala desa yang terpilih.
” Kami masyarakat desa Uraso menolak dengan keras pelantikan calon kepala desa nomor urut satu atas nama Herdianto karena adanya kecurangan didalamnya,” ucapnya.
Lanjut Marten bahwa kalau Bupati Luwu tetap melantik Herdianto maka Bupati harus carikan tempat yang bisa ditempati memimpin.
“Kalau Bupati Luwu tetap melantik maka Bupati mencarikan tempat untuk memimpin jangan di Uraso, kami masyarakat Uraso tidak mau dipimpin dengannya,” imbuhnya.
Aksi ini tidak terpantau oleh pihak kepolisian setempat.


















