PAREPARE, Cyberpare.com — Tim Sukses dari salah satu pasangan Calon Kepala Daerah, memprotes proses perhitungan dan rekapitulasi suara di tingkat Kecamatan, Namun aksinya ini, dinilai sebagai salah satu bentuk provokasi dari pihak keamanan, sehingga Tim Sukses ini, diamankan Pihak keamanan hingga memicu massa dari Kubu Pasangan calon tertentu, Massa yang berkumpul disalah satu titik akhirnya menghadang Mobil pengangkut suara yang membawa hasil rekapitulasi suara, dari lokasi TPS (Tempat Pemungutan suara) yang dinilai keliru tadi, Mengetahui kejadian ini, Polisi pun memburu Kelompok Massa, hingga terjadi kejar kejaran antara Mobil yang dikendarai Polisi dan Massa yang bawa Kotak suara.
Kejadian ini ditampilkan dengan Apik, pihak Kepolisian Polres Parepare dalam Simulasi Pengamanan Pelaksanaan Pilkada Kota Parepare Juni akan datang, di Lapangan Andi Makkasau Kota Parepare.
Dalam Simulasi ini, pihak Kepolisian dan unsur Satuan keamanan lainnya, dilibatkan dalam Pengamanan ini, Beberapa satuan diturunkan dalam pelaksanaan Pengamanan, mulai dari Satuan Lalulintas, Reskrim, K – 9, Dalmas, dan satuan Keamanan lainnya dari Satuan Brimob dan Back Up keamanan dar Unsur satuan TNI.
Kapolres Parepare AKBP. Pria Budi S.Ik. mengatakan, pihaknya akan menurunkan sekitar 600 personil untuk Proses keamanan Pilkada Kota Parepare, dan itu terdiri dari beberapa Ring satuan keamanan dari Pihak Kepolisian, baik dari Satuan Brimob maupun Polisi Umum.
“Sedianya Simulasi keamanan akan melibatkan 600 Personil Kepolisian, dan itu akan melibatkan semua unsur Satuan, kemungkinan kemungkinan kecurangan dan potensi ricuh dan rusuh yang akan terjadi, kami antisipasi dengan Melibatkan semua unsur satuan, Mulai dari Reskrim, Intelejen, Dalmas, dan pasukan Anti huru hara, Satuan Brumob dan back up Keamanan dari unsur TNI, tetap kami lakukan” ungkap Pria Budi.
Simulasi keamanan Pilkada Kota Parepare, sedianya akan dilakukan Kamis, 4 Januari besok, di Gelar di Lapangan Andi Makkasau, dihadapan sejumlah Pimpinan daerah dan Kepala OPD se Kota Parepare, Melibatkan Satuan Pamong Praja, Damkar, Call Center Kesehatan dan Satuan Keamanan lainnya.(Effendy)


















