PAREPARE, Cyberpare.com — Hingga sepekan terakhir, dampak gejolak harga Beras disejumlah pasar tradisional di Kabupaten Barru, Pinrang dan Kota Parepare. Pihak Sub.Divisi Regional Bulog.Kota Parepare menyediakan 400 Ton Beras yang tersebar di Sejumlah Gudang di 3 Kabupaten Kota ini.
Jumlah Pasokan Beras ini, sedianya akan mengimbangi adanya kenaikan harga dipasaran, menyusul kurangnya pasokan dari Pengusaha swasta yang biasa memasok beras di Pasaran, karena proses penggilingan yang terhambat cuaca karena musim hujan.
Kepala Sub.Div.Bulog. Kota Parepare Asmal SE. Mengaku jika, stok yang ada di wilayah Bulog. Parepare, capai 400 Ton dan mampu menyuplai hingga 45 Bulan kedepan (3 Tahun lebih)
“Jadi pada dasarnya, stok kita siap, lonjakan harga yang terjadi hanya karena kurangnya pasokan, dari pihak Pemasok Swasta yang suplai ke pasar, yang berpengaruh ke harga pasaran, namun gejolak itu, sudah disikapi dengan Operasi pasar sejak sepekan lalu” ungkap Hasmal.
Dijelaskannya, Operasi pasar selama ini menekan harga yang kisaran Rp.12.000 / Kg. Dengan batas HET Rp.9.450 /KG nya. Kenaikan harga juga akam diawasi Tim Pemantau Pengendali Inspeksi Daerah (TPPID)
Sepekan lalu, hingga saat ini, harga Beras di sejumlah pasar tradisional, mengalami krnaikan dengan harga beras yang bervariasi, mulai dari Rp. 7800 hingga Rp.10.500 / Kg nya.(Effendy)


















