PASANGKAYU, Cyberpare.com — Di salah satu akses jalan di Dusun Tamoe Desa Banggaulu Kecamatan Dapurang Mamuju Utara, Warga setempat menanam pohon pisang dijalan utama yang menghubungkan Kecamatan.
Karena jenuh dengan janji Kepala Daerah, Masyarakat Dusun Tamoe Desa Benggaulu Kecamatan Dapurang, akhirnya menanami Pohon pidang ditengah kubangan jalan yanh tergenangi air.
“Kamk merasa menjadi korban janji bupati dua periode, Agus Ambo Djiwa Padahal, suara AAD mayoritas di Dusun kami pak, Mungkin karena kami masyarakat Dusun,yang jauh dari Kabupaten sehingga kami dilupakan dan dianak tirikan” ungkap Masdar Ali Warga sekitar.
Bentuk kekecewaan warga ini, mereka turun ke jalan dan menanam pohon Pisang dan Kelapa sawit disepanjang l kurang lebih 1 KM. Penanaman pohon pisang dan Sawit ini, ia lakukan karena menilai jalan yang mereka gunakan tidak layak menjadi akses penghubung antara Kecamatan dan Desa.
“Jalan yang berlubang dan oenuh kubangan ini, lebih cocok jadi kebun karena mobil dan motor saja sudah sangat sulit melewatinya” ungkap Masdar Ali.
Aksk pihak Masyarakat Dusun Tamoe ini, berharap ada perhatian dari pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Pasangkayu. (Tomy / Effendy)


















