Editor : Effendy
PAREPARE, Cyberpare.com—Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkot Parepare, Agung Amarun Hamka, mengatakan, salah satu indikator Kota Parepare mendapat predikat kota layak anak karena pemerintah Daerah selama ini memberikan ruang terhadap anak-anak untuk menyampaikan aspirasi.
“Ruang untuk menyampaikan aspirasinya di fasilitasi oleh pemerintah. Mereka bisa menyalurkan aspirasi itu melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) anak,”terang Hamka, usai ditemui dikantornya. Senin (24/7/2017).
Dia menjelaskan, program itu lahir atas inisiatif Wali kota Parepare, HM. Taufan Pawe, atas komitmennya dalam membangun generasi emas yang berkualitas.
Musrembang itu, kata Hamka, juga merupakan wadah bagi anak-anak untuk berkontribusi secara langsung dalam proses penyelenggaraan pemerintahan.
“Jadi musrembang anak ini menjadi tempat bagi generasi kita untuk menyampaikan segala kebutuhannya. Selama ini pemerintah sangat memprioritaskan aspirasi hasil Musrembang untuk kemudian di implementasikan,”kata dia.
Disamping membangun kreatifitas dan mengembangkan daya nalar anak melalui proses-proses diskusi, Pemkot, tambah Hamka, juga telah menghadirkan forum anak sebagai komunitas anak.
“Melalui wadah ini pula, anak-anak akan memahami pentingnya membangun hubungan sosial secara baik, karena mereka berkumpul dengan jenjang pendidikan berbeda serta usia yang tidak sama satu dan lainnya,”tambahnya.
Diketahui, baru-baru ini Walikota Parepare, HM. Taufan Pawe, mendapat apresiasi dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI.
Penyerahan pengahargaan itu diterima langsung dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana Yembise, pada rangkaian kegiatan Hari Anak Nasional tahun 2017, yang di pusatkan di Pekan Baru, Riau. (Ha )


















