CYBERPARE.COM, PAREPARE- 22 Juni 2025- Dalam semangat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Lingkar Hijau berkolaborasi dengan 30 orang hebat dari komunitas lingkungan @tektokkotacinta dan @kutemaniadventures melakukan aksi nyata melalui Aksi Bersih Fun Hiking Bulu Nepo, Minggu (22/6), di Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.
Aksi ini mengusung konsep “Tektok Bersama”, yaitu naik dan turun gunung dalam satu hari sambil melakukan aksi bersih-bersih di sepanjang jalur pendakian Bulu Nepo, salah satu destinasi alam potensial di Parepare.
Dimulai dari titik tracking Watang Bacukiki, jarak yang ditempuh peserta untuk sampai ke pos 3 kurang lebih 6 km. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian tinggi terhadap lingkungan, para peserta berhasil mengangkut 25 karung sampah dari gunung. Sampah-sampah tersebut didominasi oleh plastik, botol minuman, serta sisa-sisa aktivitas pendaki sebelumnya.
Inisiasi aksi ini bermula satu bulan sebelum kegiatan, banyak pendaki mengeluhkan sampah yang berserakan di Gunung Bulu Nepo. “Ini adalah bukti bahwa peduli alam tidak harus menunggu momen besar. Kita bisa mulai dari aksi sederhana seperti ini, yang berdampak nyata, sebagai orang yang senang ke alam terbuka, kitalah yang bersama sama bertanggung jawab atas kebersihannya. Gunung bukan tempat sampah, harus dijaga dan dilestarikan,”ungkap salah satu peserta aksi.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Pameran Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2025 dan ajang silaturahmi antaraktivis lingkungan, masyarakat dan pegiat UMKM yang terlibat dalam Pameran Harlinia yang diselenggarakan di Lapangan Andi Makkasau Kota Parepare dari tanggal 11 sampai 28 Juni 2025 dengan mengangkat tema “Terbaik Sejahtera Generasi UMKM Maju bersama Menjaga Lingkungan.” Aksi bersih ini tak hanya menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga menginspirasi masyarakat luas agar tidak meninggalkan sampah saat menikmati keindahan alam.
Foto – foto kegiatan memperlihatkan solidaritas dan kerja keras para relawan, yang dengan penuh semangat memanggul karung sampah dari atas gunung hingga titik pengumpulan. Di akhir kegiatan, mereka berfoto bersama sambil membawa bendera komunitas dan hasil bersih-bersih sebagai simbol keberhasilan.
Harlinia 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi masyarakat dalam menjaga bumi. Dan 30 orang hebat ini telah membuktikan, bahwa perubahan dimulai dari langkah kaki dan tangan yang peduli. (Ina)


















