CYBERPARE.COM, PAREPARE – Partai Golkar Parepare peringati maulid nabi Muhammad SAW 1447 H.Peringatan Maulid Nabi kali ini dilaksanakan di kediaman (Mabes) Dr HM Taufan Pawe, SH.MH Anggota Komisi II sekaligus Anggota badan anggaran DPR-RI.Sabtu (20/09/2025).
Mengawali acara maulid lantunan ayat suci alquran oleh imam mesjid terapung kota Parepare oleh ustadz Rivai dan dilanjutkan pembacaan sirah barazanji.
Ketua DPRD Kota Parepare sekaligus ketua panitia acara maulid Golkar Parepare Ir.Kaharuddin Kadir, S.Sos dalam laporannya sekaligus mengawali kata sambutan,Mengatakan:”Acara peringatan maulid nabi besar Muhammad SAW 1447 H ini dilaksanakan secara bersama oleh Keluarga Besar Golkar Kota Parepare.
“Peringatan Maulid Tahun ini begitu spesial berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena kehadiran di tengah2 kita anggota DPR-RI yang juga putra kelahiran Parepare dari Komisi II sekaligus anggota badan anggaran DPR-RI yang juga mantan Wali Kota Parepare Bapak H.M Taufan Pawe beserta Ketua Golkar Parepare ibu HJ.Erna Rasyid Taufan.
Dan juga tidak kalah pentingnya suatu kehormatan khusus ditengah-tengah kita di hadiri bapak wakil wali kota Parepare H.Hermanto,”Ucapnya.
Dikesempatan yang sama Anggota DPR-RI Komisi II H.M Taufan Pawe dalam sambutan menjadikan momentum maulid nabi ini sebagai pribadi-pribadi yang baik seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW.
Pribadi yang senantiasa membantu masyarakat,sebagai pemimpin (penguasa) wajib hukumnya melayani masyarakat bukan sebaliknya untuk dilayani.oleh karena itu dia mendorong Fraksi Partai Golkar untuk terus mengawal jalannya pemerintahan sekarang ini,”Ungkap Taufan Pawe.
“Taufan Pawe Menambahkan Sebagai Anggota DPR-RI akan terus memperjuangkan kota tercinta Parepare kota dimana saya terlahir tanah tumpah darahku”.Tuturnya.
Di penghujung rangkaian acara maulid pada malam ini yakni pembawa hikmah Maulid Nabi 1447 H yang dibawakan oleh ustadz Asman yang juga sebagai Ketua Yayasan Asmani Kota Parepare.
Dalam ceramahnya dia menekankan pentingnya rasa mawas diri sungguh dalam kepribadian baginda nabi Muhammad Rasulullah SAW di ibaratkan nur atau cahaya yang setiap saat selalu menyinari hati setiap umatnya walau dalam perjalanannya rasulullah tidak sedikit mendapat cobaan dan dikhianati oleh sahabat sendiri,”tutup ustadz Asman(MR)


















