CYBERPARE.COM,PAREPARE – Tim Subdirektorat Informasi dan Publikasi Teritorial (Sdirpit) Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) menggelar kegiatan pembinaan media teritorial di Kodim 1405 Parepare, Rabu (24/9/2025). Agenda ini merupakan bagian dari program Pusterad Tahun Anggaran 2025 yang bertujuan memperkuat sinergi TNI dengan insan pers di daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kabag Kominfo Subdit Binkaminfo Sdirpit Pusterad Letkol Inf Sudirman Purba, didampingi Kasi Manajemen Data Bag Kasiminfoter Subdit Binkaminfo Sdirpit Pusterad Mayor Inf Sentot Teguh Hartanto, serta Komandan Kodim 1405 Parepare Letkol Kav S. Simajuntak. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya komunikasi dua arah antara TNI dengan media massa.
Dalam arahannya, Letkol Inf Sudirman Purba menekankan bahwa pembinaan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah nyata untuk menjalin silaturahmi sekaligus memperkuat sinergitas antara Kodim dan wartawan di Kota Parepare. Menurutnya, media memegang peran vital dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Kodim tidak memiliki pendim maupun lembaga penerangan resmi. Karena itu, wartawanlah yang menjadi corong untuk menyampaikan informasi kepada publik,” ujar Sudirman Purba.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran media dalam menjaga citra TNI di mata masyarakat. Pemberitaan yang sehat dan tidak terkotak-kotak, kata dia, akan mendukung semangat persatuan bangsa sekaligus memperkuat kecintaan rakyat terhadap negaranya.
“Jika ada berita yang tidak benar tentang Kodim, itu bisa berimbas pada kecintaan masyarakat terhadap negara. Padahal, kita sedang menghadapi tantangan dari dalam maupun luar negeri, termasuk potensi pengaruh dari wilayah perbatasan,” jelasnya.
Selain itu, Sudirman Purba berharap hubungan antara TNI dan media semakin terbuka tanpa bergantung pada kepentingan tertentu. Ia menegaskan, pemberitaan tentang kegiatan Kodim tidak seharusnya diukur dari ada atau tidaknya imbalan.
“Harapan kita, wartawan tidak lagi berpikir harus ada ‘wani piro’ baru mau menulis. Kodim memang tidak memiliki anggaran khusus untuk humas atau penerangan, tetapi informasi tentang kegiatan tetap penting untuk diketahui publik,” tegasnya.
Di sisi lain, Pusterad juga menjelaskan bahwa program serasehan media di tingkat nasional tahun ini belum terlaksana karena adanya efisiensi anggaran. Namun, kegiatan informal seperti silaturahmi dan coffee morning tetap akan didorong sebagai wadah mempererat hubungan antara TNI dan insan pers di daerah.
Menambahkan hal tersebut, Komandan Kodim 1405 Parepare Letkol Kav S. Simajuntak menyampaikan apresiasinya atas kehadiran tim Pusterad dan dukungan media lokal dalam mengawal setiap kegiatan TNI di Parepare. Menurutnya, kebersamaan TNI dengan wartawan adalah bagian penting dalam menjaga kondusivitas daerah.
“Kami di Kodim 1405 Parepare sangat terbuka terhadap media. Apapun kegiatan yang bisa bermanfaat bagi masyarakat, kami ingin agar tersampaikan dengan baik. Karena itu, kami berharap sinergi ini terus berlanjut untuk kepentingan bangsa dan negara,” ujar Dandim.
Sebagai penutup, Pusterad menekankan bahwa jalinan kebersamaan antara TNI dan media bukan hanya tentang pemberitaan semata, melainkan juga tentang menjaga kepercayaan publik. Dengan komunikasi yang sehat, hubungan ini diharapkan dapat terus tumbuh menjadi fondasi kuat dalam memperkuat semangat persatuan bangsa dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI di tengah dinamika zaman.(*)


















