banner 728x250

Putra Indonesia Ciptakan”Bobi boss” Bahan Bakar Nabati Setara Pertamax Turbo, Lebih Irit Dan Ramah Lingkungan

banner 120x600
banner 468x60

CYBERPARE.COM, BOGOR — Di tengah desakan global menuju energi hijau, inovasi luar biasa datang dari anak bangsa. Muhammad Iklas Tamrin, peneliti asal Bogor, sukses menciptakan bahan bakar nabati murni yang disebut “Bobi Boss” singkatan dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Boss. Temuan ini diklaim memiliki performa setara bahkan melampaui Pertamax Turbo, namun jauh lebih bersih dan murah.

Inovasi ini merupakan hasil riset intensif selama lebih dari satu dekade. Bersama tim kecilnya, Iklas mengembangkan formula bahan bakar yang 100 persen berasal dari tanaman lokal yang mudah ditanam petani Indonesia. “Kami ingin menghadirkan bahan bakar yang bukan hanya ramah lingkungan, tapi juga berpihak pada petani,” ujar Iklas dalam wawancara singkat, Kamis (6/11).

Menurutnya, “Bobi Boss” hadir dalam dua jenis utama: bensin nabati dengan angka oktan (RON) 98, dan solar nabati untuk mesin diesel. Dari hasil uji lapangan di beberapa kendaraan uji, bahan bakar ini menunjukkan hasil mengesankan lebih irit, lebih bersih, dan memiliki emisi karbon nyaris nol.

“Kalau diuji dengan mesin turbo atau diesel modern, hasilnya stabil bahkan lebih responsif dibanding bahan bakar fosil,” ungkap Iklas. “Kami juga menemukan bahwa proses produksinya bisa dilakukan di dalam negeri dengan biaya lebih rendah dari Pertamax Turbo.”

Selain manfaat teknis, kehadiran “Bobi Boss” juga membawa dampak sosial dan ekonomi. Bahan bakar ini menggunakan tanaman energi yang bisa dibudidayakan di berbagai wilayah Indonesia. Dengan demikian, petani dapat menjadi bagian dari rantai pasok energi nasional.

Kepala Pusat Penelitian Energi Baru dan Terbarukan BRIN, Dr. Rian Subekti, menilai inovasi ini patut mendapat perhatian serius. “Jika uji nasional membuktikan konsistensi kualitasnya, ‘Bobi Boss’ berpotensi menjadi tonggak penting dalam transisi energi Indonesia. Ini sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai net zero emission pada 2060,” ujarnya.

Langkah berikutnya adalah uji kelayakan nasional dan sertifikasi, sebelum memasuki tahap produksi massal. Iklas mengaku optimistis. “Kami tidak ingin berhenti di laboratorium. Tujuan akhirnya adalah agar masyarakat Indonesia bisa mengisi kendaraan mereka dengan bahan bakar yang benar-benar buatan bangsa sendiri,” tegasnya.

Dengan inovasi seperti “Bobi Boss”, Indonesia menunjukkan bahwa kemandirian energi bukan hanya slogan. Di tangan anak muda yang gigih meneliti, masa depan energi hijau Nusantara kini tampak kian nyata lebih bersih, lebih mandiri, dan sepenuhnya Indonesia.(*)

 

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *