CYBERPARE.COM, PAREPARE — Dewan Penasehat PC FKPPI 1912 Parepare menegaskan pentingnya percepatan regenerasi kepengurusan demi menjaga keberlanjutan organisasi. Pesan itu mengemuka dalam Rapat Pleno Pengurus VI yang digelar di Kedai OK Jl Abubakar Lambogo No.119 Ujung Baru Kecamatan Soreang Parepare, Rabu (10/12) di tengah evaluasi dinamika internal dan agenda persiapan menuju Musyawarah Cabang (Muscab).
Dalam forum tersebut, Ketua Dewan Penasehat PC FKPPI 1912, Andi Pamessangi, menyoroti kondisi organisasi yang selama beberapa tahun terakhir diisi pengurus dengan rentang usia yang semakin lanjut. Ia menekankan bahwa regenerasi bukan hanya kebutuhan, melainkan kewajiban demi keberlanjutan organisasi.
“Pengurus saat ini banyak yang sudah memasuki usia tua. Regenerasi itu wajib dan mendesak, agar organisasi tetap hidup, relevan, dan berjalan efektif,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris PC FKPPI 1912, Tommy Sunarto, memaparkan kondisi kehadiran undangan dan data keanggotaan. Dari 67 nama undangan, hanya 24 orang yang hadir, sementara 5 orang tercatat meninggal dunia, 1 orang sakit, 18 orang izin, dan 20 orang tidak aktif atau tanpa keterangan.
Tommy juga menjelaskan bahwa FKPPI 1912 Parepare memiliki 418 anggota terdaftar, menjadikannya salah satu yang terbesar di Sulawesi Selatan. Secara nasional, Parepare menempati urutan kelima dalam hasil rekrutmen Kartu Tanda Anggota (KTA) yang telah tervalidasi melalui proses verifikasi berkas yang ketat.
Ia menambahkan, Dandim 1405 Parepare berhalangan hadir dalam rapat karena mengikuti agenda penting di Kodam XIV/Hasanuddin. Dandim mengutus Danramil Ujung untuk hadir, namun tanpa penyampaian sambutan resmi dikarenakan.
“Beliau (Dandim) akan menyampaikan sambutan langsung pada Muscab PC FKPPI 1912 mendatang,” kata Tommy.
Rapat pleno juga membahas perkembangan struktur organisasi, termasuk masa jabatan, legalitas kepengurusan, serta keharusan membentuk panitia Muscab sesuai ketentuan organisasi. Beberapa dinamika lama, termasuk kekosongan jabatan dan pergantian pengurus akibat faktor usia dan wafatnya beberapa tokoh, menjadi perhatian utama.
Mandat organisasi menekankan agar seluruh rayon segera menuntaskan konsolidasi internal dan membentuk panitia Muscab. Beberapa rayon disebut belum melaksanakan rapat sebagaimana mestinya hingga Oktober lalu.
Rapat kemudian menghasilkan sejumlah keputusan strategis mengenai struktur kepengurusan panitia Persiapan Muscab, yakni:
Ketua: H. Amrihim
Sekretaris: Sapar Mochtar
Bendahara: Hj. Jumiati S
Steering Committee:
Tommy Sunarto
Sudirman Sudding
Ketua Rayon:
Rayon Ujung: A. Madeali
Rayon Bacukiki: A. Baso Remiantyo
SK Pengurus Rayon dan SK Panitia Pengarah serta Pelaksana rencananya akan diserahkan dalam waktu dekat sebagai bagian dari percepatan persiapan Muscab.
Rapat pleno ini menandai fase penting konsolidasi PC FKPPI 1912 Parepare. Dengan tuntutan regenerasi dan penataan struktur organisasi, Muscab mendatang diharapkan menjadi momentum pembaruan dan penguatan organisasi agar tetap solid serta mampu menjawab tantangan zaman.(*)


















