banner 728x250

PLN UID Sulselrabar Gelar Bakti Sosial Desa Siaga Bencana Di Tegal Parepare

banner 120x600
banner 468x60

CYBERPARE.COM, PAREPARE — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar) menggelar bakti sosial Desa Siaga Bencana di wilayah Tegal, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana, khususnya banjir.

Bakti sosial tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor antara PLN UID Sulselrabar, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN, serta Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Lokal Parepare. Bersama warga setempat, para pemangku kepentingan turun langsung melakukan kerja bakti dan pelatihan kesiapsiagaan bencana.pln04

Kegiatan di Tegal merupakan bagian dari rangkaian pelatihan kesiapsiagaan bencana yang digelar serentak di 46 wilayah pada tiga provinsi dalam cakupan kerja PLN UID Sulselrabar. Program ini termasuk dalam agenda Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN melalui program Desa Siaga Bencana 2026.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar, Ahmad Amirul Syarif, menjelaskan bahwa wilayah Tegal dipilih karena memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi, terutama banjir yang kerap terjadi saat curah hujan meningkat.pln05

“Wilayah Tegal merupakan salah satu lokasi prioritas Desa Siaga Bencana. Di sini masyarakat dibekali materi kesiapsiagaan bencana oleh Tagana dan BPBD, dengan dukungan Orari Lokal Parepare sebagai pelaksana teknis di lapangan,” ujar Ahmad Amirul.

Selain kerja bakti dan pelatihan, PLN melalui YBM PLN juga menyalurkan bantuan sosial berupa 100 paket sembako bagi masyarakat prasejahtera serta bantuan beasiswa kepada lima mahasiswa. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat di wilayah rawan bencana.

Ahmad Amirul menambahkan, program serupa sebelumnya telah dilaksanakan di Malino, Kabupaten Gowa, saat wilayah tersebut dilanda bencana longsor. Pengalaman tersebut menjadi dasar penguatan konsep Desa Siaga Bencana yang menekankan kolaborasi, edukasi, dan kesiapan warga sejak dini.pln05

“Kami berharap kegiatan di Tegal ini mampu meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat, sehingga dampak bencana, khususnya banjir, dapat diminimalisir,” katanya.

Dari unsur kewilayahan, Komandan Kodim 1405 Parepare yang diwakili Danramil Ujung, Kapten Infanteri Sudarman, membenarkan bahwa wilayah Tegal termasuk daerah rawan bencana. Meski demikian, ia menyebut pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya mitigasi, seperti pengerukan sungai, untuk mengurangi risiko banjir.

Apresiasi juga disampaikan Camat Ujung Kota Parepare, Andi Mulyadi. Menurutnya, kegiatan bakti sosial Desa Siaga Bencana memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya dari sisi kebersihan lingkungan, tetapi juga peningkatan pengetahuan kebencanaan.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Ujung, kami mengucapkan terima kasih. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan sinergi dalam membangun kesiapsiagaan bencana. Kami berharap program seperti ini dapat terus berlanjut,” ujar Andi Mulyadi.

Ia mengakui, wilayah Tegal selama ini kerap terdampak banjir dengan intensitas cukup tinggi. Namun, melalui program pengerukan sungai dan pembersihan lingkungan secara berkelanjutan, potensi banjir mulai berkurang.

“Insya Allah tahun ini dampaknya sudah jauh berkurang karena adanya pengerukan sungai dan meningkatnya kesadaran masyarakat,” katanya.
Kegiatan bakti sosial tersebut dihadiri jajaran PLN UP3 Parepare dan PLN UID Sulselrabar, Camat Ujung, BPBD, Tagana, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Orari Lokal Parepare, serta warga Tegal yang bersama-sama melaksanakan kerja bakti Desa Siaga Bencana.

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *