banner 728x250

Sinergi Buruh-Polisi di Parepare, KSPSI dan Empat Federasi Perkuat Koloborasi Jaga Stabilitas Kota Jasa

banner 120x600
banner 468x60

CYBERPARE.COM, PAREPARE — Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kota Parepare bersama empat federasi di bawah naungannya menggelar audiensi dengan jajaran Polres Parepare, Rabu (1/4/2026). Pertemuan yang berlangsung di ruang lobi Polresta Parepare itu menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi menjaga keamanan, stabilitas ekonomi, dan hubungan industrial yang sehat di kota berbasis jasa tersebut.

Empat federasi yang turut hadir yakni Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (FSPTI), Federasi Serikat Pekerja Niaga, Bank, Jasa dan Asuransi (FSP NIBA), Federasi Serikat Pekerja Farmasi dan Kesehatan (Farkes), serta Federasi Serikat Pekerja Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (PSP Parekraf).

Audiensi ini tidak sekadar ajang silaturahmi dan perkenalan, tetapi juga menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), membangun mekanisme penyelesaian masalah ketenagakerjaan, hingga merancang kolaborasi sosial lintas sektor.

Dalam pertemuan tersebut, pihak kepolisian dalam hal ini kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda, S.I.K., M.H mengapresiasi atas koordinasi yang telah terjalin antara aparat dan serikat pekerja di Parepare. Hubungan yang konstruktif dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas daerah, terutama di tengah dinamika sektor ketenagakerjaan.

Lebih jauh, ditegaskan bahwa Parepare memiliki karakter sebagai kota jasa dan perdagangan. Aktivitas ekonomi kota ini bertumpu pada sektor pelabuhan, pergudangan, logistik, serta layanan perdagangan bukan pada sektor agraris atau pertambangan. Karena itu, stabilitas keamanan menjadi faktor krusial yang langsung memengaruhi denyut ekonomi.
“Gangguan sekecil apa pun terhadap keamanan, termasuk aksi yang tidak terkelola dengan baik, dapat berdampak langsung pada aktivitas ekonomi. Toko bisa tutup, distribusi terhambat, dan produktivitas menurun,” Ucapnya demikian salah satu poin yang mengemuka dalam diskusi.

Sejalan dengan itu, seluruh pihak sepakat bahwa serikat pekerja memegang peran strategis sebagai jembatan antara pekerja dan pengusaha. Dalam konteks hubungan industrial, serikat diharapkan tidak hanya menjadi alat advokasi, tetapi juga motor edukasi baik dalam mengsosialisasikan regulasi ketenagakerjaan maupun membangun komunikasi yang sehat antara kedua belah pihak.

Pendekatan ini sejalan dengan prinsip hubungan industrial Pancasila yang menekankan kemitraan, keseimbangan, dan musyawarah dalam menyelesaikan perselisihan. Dalam praktiknya, penyelesaian konflik ketenagakerjaan diharapkan dapat diutamakan melalui dialog dan mediasi internal sebelum melibatkan aparat penegak hukum.

Sebagai bagian dari upaya itu, telah dibentuk “meja ketenagakerjaan” yang berfungsi sebagai ruang koordinasi dan penyelesaian masalah. Meski demikian, forum tersebut diharapkan menjadi opsi terakhir, dengan penekanan bahwa serikat pekerja tetap menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan persoalan di tingkat lapangan.

Selain isu hubungan industrial, pertemuan juga menyoroti pentingnya menjaga iklim kondusif menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day). Para pihak mendorong agar peringatan dilakukan melalui kegiatan yang produktif dan positif, seperti edukasi, bakti sosial, dan penguatan kapasitas pekerja, alih-alih aksi yang berpotensi mengganggu stabilitas.

Perwakilan KSPSI-Federasi dalam kesempatan itu turut memperkenalkan peran dan cakupan organisasinya, khususnya di sektor transportasi dan pariwisata. Mereka juga menyampaikan rencana pengembangan organisasi dengan membentuk sejumlah federasi sebagai bagian dari konsolidasi internal sesuai arahan pimpinan.

Audiensi ini menegaskan bahwa kolaborasi antara serikat pekerja dan aparat keamanan bukan semata relasi formal, melainkan kemitraan strategis dalam menjaga keberlangsungan ekonomi daerah. Di kota yang bertumpu pada sektor jasa seperti Parepare, stabilitas bukan hanya kebutuhan melainkan prasyarat utama bagi tumbuhnya kesempatan kerja dan kesejahteraan pekerja.

Dengan semangat dialog dan kolaborasi, sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang adil, produktif, dan berkelanjutan sebuah fondasi penting bagi masa depan Parepare sebagai kota jasa yang kompetitif.

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *