banner 728x250

Permakluman Resmi Kades Bojo: Mari Penuhi Masjid Nurul Yaqin Saat Safari Subuh Majelis Syuhada

banner 120x600
banner 468x60

CYBERPARE.COM, BARRU– Sebuah langkah tulus dan patut diapresiasi ditunjukkan Pemerintah Desa Bojo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru.

Menjelang pelaksanaan Safari Salat Subuh Berjamaah, Kepala Desa Bojo secara resmi menerbitkan Permakluman yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menghadiri kegiatan Salat Subuh Berjamaah bersama Majelis Syuhada Kota Parepare di Masjid Nurul Yaqin, Desa Bojo, Jalan Poros Makassar-Barru, pada Jumat (17/7/2026).

Terbitnya permakluman tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah desa dan elemen dakwah dalam menghidupkan kembali semangat memakmurkan masjid, khususnya pada waktu Subuh yang memiliki keutamaan besar dalam ajaran Islam.

Melalui permakluman itu, seluruh jamaah, tokoh agama, tokoh masyarakat, majelis taklim, pemuda, hingga masyarakat umum diajak hadir dengan mengenakan pakaian ibadah berwarna putih, sebagai simbol kesucian, persatuan, dan semangat menegakkan syiar Islam.

Muassis Majelis Syuhada Kota Parepare, H. Bahtiar Syarifuddin, SE menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kepala Desa Bojo, Ir. H. Tuppu Bulu, MM atas kepedulian dan dukungannya terhadap gerakan dakwah memakmurkan masjid.

“Kami mengucapkan jazakumullahu khairan kepada Kepala Desa Bojo beserta seluruh jajaran pemerintah desa yang telah menerbitkan permakluman ini. Selama hampir 2 tahun Majelis Syuhada berkunjung dari masjid ke masjid se-Sulsel, baru pertama kali ini ada Kades yang menyambut kami secara tertulis resmi,” ujar HBS di Taman Mattirotasi, Parepare, Ahad (12/7/2026).

“Saya sangat terharu membaca isi permakluman itu. Ini bukan sekadar selembar surat pemberitahuan, tetapi sebuah panggilan kebaikan yang mengajak masyarakat memenuhi panggilan Allah SWT. Semoga langkah mulia ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” ungkap HBS.

HBS menegaskan bahwa Majelis Syuhada lahir dari cita-cita sederhana, yaitu menegakkan salat dua rakaat di waktu Subuh, namun maknanya telah meluas untuk mengembalikan umat agar kembali mencintai masjid.

“Kami tidak sedang mengejar banyaknya jumlah jamaah yang ruku dan sujud, tetapi kami ingin membangunkan hati umat untuk istiqamah menjaga salat Subuh,” tegasnya.

“Kami percaya, kebangkitan umat di sebuah negeri tidak selalu dimulai dari ruang-ruang kekuasaan, tetapi bisa dimulai dari saf pertama salat Subuh berjamaah,” lanjutnya.

Ia juga mengajak masyarakat Barru menjadikan kegiatan ini sebagai momentum hijrah menuju kehidupan yang lebih dekat dengan Allah SWT.

“Mari kita songsong fajar dengan ruku dan sujud, bukan dengan tidur. Jadikan langkah menuju Masjid Nurul Yaqin sebagai langkah menuju ridha Allah. Semoga dari Desa Bojo lahir semangat baru untuk menghidupkan lentera Subuh berjamaah,” harap HBS.

Safari Salat Subuh Berjamaah ini merupakan bagian dari gerakan Majelis Syuhada Kota Parepare yang konsisten memasyarakatkan tiga pilar perjuangan: Salat Subuh Berjamaah, Sedekah Subuh, dan Mempererat Silaturahmi.

Gerakan tersebut telah menjangkau berbagai masjid di Sulawesi Selatan dan terus mendapat sambutan positif dari masyarakat maupun pemerintah di berbagai daerah.

Dengan terbitnya Permakluman Kepala Desa Bojo, diharapkan pelaksanaan Safari Salat Subuh di Masjid Nurul Yaqin menjadi momentum lahirnya semangat baru dalam memakmurkan masjid serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.(*)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *