PAREPARE, Cyberpare.com — Musibah kecelakaan yang menimpah Damin, beberapa Tahun lalu, mengakibatkan Kaki Damin patah karena musibah kecelakaan itu, Damin yang dulunya Sopir truk, harus menjalani perawatan dirumah akibat kakinya yang patah.
Empat Tahun lamanya Damin harus tinggal dirumah dan Ia bernazar jika kelak Kakinya disembuhkan Ia akan berkeliling Indonesia dengan mengunjungi semua Provinsi yang ada di Republik Indonesia dengan Menggunakan Sepeda jenis Ontel.
Ungkapan diatas menjadi awal kisah Damin (43) saat tiba di Kota Parepare Selasa, 27 Februari 2018 kemarin. Damin, Pria Asal Desa Sinarmasma Kecamatan Candi Puro Kabupaten Lampung Selatan ini. Tiba di Kota Parepare sekitar pukul 12.00 dari arah Kabupaten Pinrang, Ia baru saja menyelesaikan Perjalanannya dari Provinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Barat, melintasi beberapa Kabupaten Kota di Wilayah Provinsi ini.
Setiba di Parepare Damin, dijamu temannya Komunitas Pecinta Motor Tua Kota Parepare. di Warung Kopi Sweetness 588 di Salah satu sudut jalan di Kota Bertajuk Peduli ini.
Dari kisahnya, Damin mengaku berangkat dari Rumahnya di Kabupaten Lampung Selatan sejak 28 Maret 2017 lalu. Ia berangkat dengan menggunakan Sepeda Ontel tua, yang hanya membawa 3 pasang Pakaian yang berwarna merah putih dan Uang saku Rp.130.000 yang dibawahnya awal meninggalkan kampung halamannya.
Dari Perjalanannya, Damin mengawali di Lampung, Lalu ke Palembang dan menggunakan Fery menyebrang ke Banten, Jawa Barat, Jakarta lalu Menyebrang ke Pulau Kalimantan, Di Kalimantan Selatan Damin sempat berbaur dengan Masyarakat Entikong.
“Sarapan di Entikong dan Makan Malam di Wilayah Malaysia, yang berbatasan langsung dengan Entikong – Indonesia” Cerita Damin, yang sesekali meneguk Air Es yang disuguhukannya diantara Segelas Kopi Hitam dan Kue.
Selama dalam Perjalanannya, Damin kerap melapor di Kantor Kepolisian Daerah yang dilaluinya, Polres dan Kodim, Koramil dan Polsek, tak jarang Damin nunpang tidur di Posko Keamanan Polres, Kodim, Polsek dan Koramil.
Pengakuan Damin, sejak memulI perjalananya setahun Lalu, Ia diberi Rahmat dari Tuhan, Ia selalu dilindungi dari Sakit, meski beberapa Obat generik dibawahnya, berat badannya yang dulunya 74 Kg kini jadi 62 Kg, Ia merasa sehat dengan Berat Badang seproforsional dengan tinggi badannya kisaran 175 cm.
Cerita Damin, Selama keliling Indonesia dengan menggunakan Ontel, Ia hanya sesekali ditelpon istri dan 2 orang anaknya, “Saya memang pesan apa pun yang terjadi, tidak usah khawatir, cukup kalau mau tau kabar saya, boleh telpon” Ungkap Damin mengisahkan keluarganya.
Berkeliling Indonesia dengan menggunakan Sepeda Ontel Tua, beberapa kerusakan Ia Pernah alami, ban bocor dan kerusakan sepeda lainnya, Mencegah itu, Ia kerap perbaiki Sepedanya jika berada di Kota tertentu sebelum melanjutkan ke Kota Kabupaten lainnya.
Selain menunaikan Nazar dari Patah Kaki, Keliling Indonesia dengan Sepeda Ontel dilalukannya untuk Misi Sosial, seperti Tertib Berlalulintas, bagi Pengguna jalan yang melihatnya, dan Ia juga mensosialisasikan Bahaya Penggunaan Narkoba, Kostum Merah Putih yang digunakannya, dan Sepede Ontel dan Perlengkapan lainnya yang digunakannya berwarna Merah Putih, dilalukannya, Bukti Kesatuan Kita selama berada di Wilayah Republik Indonesia, Meski Keaneka Ragaman itu sudah dilihatnya.
Keliling Indonesia dengan Ontel, Damin tidak bercita cita tinggi, Ia hanya semata menunaikan Nazar karena diberi kesembuhan dari patah kaki seperti sedia kala, Ia pun akan menceritakan setiap pengalaman perjalananya kelak Ia akan pulanh ke rumah dan Menjelajahi Indonesia Selesai.
“Saya menargetkan 3 tahun lamanya untuk menyelesaikan Misi Keliling Indonesia dengan menggunakan Ontel, Saya masih akan ke Maluku, Papua, Bali dan NTT, Rencananya besok, akan Ke Toraja, Palopo lalu ke Makassar dan Wilayah Sulawesi Selatan lainnya” tutur Damin yang setia menggunakan seragam Merah Putih. (Effendy)


















