Editor : Ardiansyah
PAREPARE, Cyberpare.Com — Kurang lebih Rp. 8 milyar anggaran operasional Dinas Lingkungan Hidup Daerah (DLHD) Kota Parepare yang dianggarkan tiap tahun di APBD Parepare disorot lantaran terindikasi mark up.
Wakil Ketua LSM Sorot Indonesia, Andi Asrida mempertanyakan bahwa anggaran tersebut harus diperjelas penggunaannya dan dibuka untuk publik.
“Rp. 8 miliar itu harus jelas dibelanjakan kemana saja. Selama ini DLHD tidak transparansi dalam penggunaan anggaran operasional yang nilainya cukup fantastis,” ujar Andi Asrida, Kamis (27/7/2017).
Dikatakannya, anggaran Rp. 8 milyar untuk biaya operasional itu diduga kuat tidak sesuai perencanaan dan peruntukan awal. “Diduga sebagian besar anggaran itu dibelanjakan tidak sesuai perencanaan dan peruntukannya. Indikasinya terjadi mark up yang diduga ‘dimainkan’ Kadis dan PPK nya,” tandas Asrida.
Kepala DLHD Kota Parepare, Amir Lolo sejauh ini enggan berkomentar perihal dugaan mark up operasional DLHD. Berulang kali dihubungi via sellulernya aktif namun tak diangkat. (ardi)


















