LUWU, Cyberpare.com — Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Inilah yang dirasakan Buhari Kahar Mudzakkar (BKM), mungkin pribahasa ini, yang menggambarkan kondisi yang dialami BKM saat ini.
Pasalnya, Ditengah bergulirnya gugatan senketa pilkada Luwu yang diajukan oleh pasangan Buhari Kahar Musakkar-Wahyu Napeng (BKM-WN) di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN).
Setelah sebelumnya langkahnya untuk bertarung dipilkada Luwu kandas ditangan KPU dan Panwalu Luwu. Kini salah satu nomor telepon selular BKM dibajak dan menyebarkan pesan berantai.
Dalam Pesan singkat melalui aplikasi BlackBerry Messenger (BBM) yang disebarkan oleh si pembajak tersebut, berisikan jika BKM meminta dana dan pesannya ditujukan kebeberapa sahabatnya.
Saat dikonfirmasi Buhari mengatakan, jika hal itu dirinya ketahui saat beberapa sahabatnya menelfon dan mempertanyakan kenapa dirinya meminta sejumlah uang.
“Beberapa orang menelepon saya, mempertanyakan kenapa saya kirim pesan minta-minta uang seperti pengemis,” Katanya, Rabu (7/3/2018)
Namun anehnya, Setelah menerima telepon beberapa sahabat, Buhari memeriksa BBM miliknyanya, ternyata sudah tidak bisa lagi dia pakai. “File hilang,” lanjutnya.
Sebab menurutnya, Ia sudah hampir setahun tidak menggunakan aplikasi yang tenar ditahun 2015 silam tersebut.
“Sudah kurang lebih setahun lalu saya tidak menggunakan BBM tersebut,” kunci Buhari.
Diketahui, pasangan yang mengusung tagline Sahabat Rakyat itu mendaftar di KPU Luwu dengan membawa berkas dukungan Partai Hanura dan Partai PAN, 7 kursi.(Amran / Effendy)


















