Editor : Ardiansyah
PAREPARE, Cyberpare.Com — Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare mengklaim telah memprediksi dan merelakan kehilangan penghargaan piala Adipura tahun 2017 demi mendukung pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).
Hal tersebut dikatakan Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkot Parepare, Amarun Agung Hamka, Jumat (28/7/2017).
“Kita sudah prediksi sebelumnya. Adanya aktifitas mega proyek di titik utama penilaian adipura menjadi salah satu faktor yang tidak dapat dihindari karena kita (pemerintah kota) sangat mendukung proyek Nasional itu,” kata Hamka.
Selain itu, kata dia, aktifitas pembangunan mega proyek yang ada seperti gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau, serta mega proyek lain juga menjadi titik penilaian.
Dia menjelaskan, pembangunan mega proyek PLTB oleh Kementrian Perhubungan di Kabupaten Sidrap itu berimbas cukup besar. Jalan poros Parepare-Sidrap menjadi sembraut, pohon-pohon yang dilalui alat utama mega proyek itu harus diratakan.
Tak hanya itu, sebagian insfratruktur di Kota Parepare, utamanya jembatan penyeberangan di sekitar kompleks Rumah Jabatan Walikota terpaksa dibongkar sehingga mengganggu modal penilaian.
“Tim penilai yang turun sangat mengendepankan objektifitas sesuai dengan standar penilaian mereka. Mereka sangat profesional,” ungkap Hamka.
Namun demikian, kata dia, Pemkot Parepare tetap optimis tahun 2018 adipura akan kembali diraih di level terbaik.
“Tahun depan akan kami benahi. Insya Allah, adipura tahun depan bisa ke level yang lebih baik,” ucap mantan Lurah Labukkang ini. (Ha)


















