CYBERPARE.COM, PASANGKAYU — Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa menanggapi jalanya Pemilihan Umum khususnya ditingkat Legislatief di Kabupaten Pasangkayu sangat mengecewakan.
Itu dinilainya karena Ia melihat dengan Kepala Sendiri, caleg-caleg tidak lagi segan menawarkan kepada masyarakat berapa harga masyarakat satu suara, makanya saya mengatakan pemilu kali ini sangat mejijikan, nilainya.
“Saya tokoh politik dan saya sebagai ketua Partai, melihat Pemilu kali ini adalah betul-betul yang tidak bisa diprediksi khususnya Pemilu legislatif” Ungkap Agus Ambo Dijiwa.
Lanjut dia, hampir semua caleg akan mengunakan Uang khususnya caleg tingkat II,dan mereka terang-terangan menawarkan sesuatu dengan nilai sangat cukup kompetitif persaingannya. Katanya
Bupati berharap kedepannya perlu perhatiannya kembali, sebagai tokoh politik untuk memikirkan kembali sistim pemilu yang kita lakukan, saya ingin menyarankan agar pemilu kedepannya jangan lagi sistem suara terbanyak, lebih bagus kita kembali sistem nomor urut, membuat persaigan antara caleg tidak begitu keras, harapnya.
Agus mengatakan hampir semua masyarakat menerima uang ,peran Bawaslu sebagai badan pengawas pemilihan umum kelihatanya tidak ada perannya, dimana pada hari penceblosan tidak kelihatan, olehnya itu kedepannya saran saya sebagai pimpinan partai politik di daerah ini bagimana pemilu sistimnya harusnya kita rubah,sehingga money politik tidak ada lagi.harapnya
Agus Ambo Djiwa prediksi uang beredar di Mamuju utara puluhan milliar kepada rakyat, itu uang dari para caleg-caleg semua rata-rata terpilih sekarang ini, orang yang punya duit dan menghamburkan uang,itu yang saya lihat secara nyata dan real yang saya wawancarai beberapa tokoh dan beberapa masyarakat dan saya melihat langsung kondisi dilapangan,sehingga kali ini pemilu buat saya rendah sekali khususnya pemilihan DPRD. Ucap Bupati Pasangkayu ini. (Tomy / Effendy)


















