PAREPARE,CYBERPARE.COM — Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Parkir Dinas Perhubungan Kota Parepare mulai menjadi sorotan setelah ITCW kini LSM Sorot keluarkan Sorotan tegas.
Sorotan sejumlah Lembaga muncul karena salah satu penyebab target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Perhubungan Parepare yang mayoritas tergantung di Parkir gagal capai target tahun 2018 lalu.
Dishub Parepare sendiri ditarget PAD sebesar Rp 640 juta.
Koordinator LSM Sorot Andi Asrida, mengungkap, ketidak logisanya kondisi parkir yang ada di Parepare tidak bisa mencapai target.
“Target Rp 640 juta itu jika dibandingkan dengan sumber perparkiran di Parepare sepertinya tidak masuk diakal jika tidak bisa capai target,”ujarnya Andi Asrida, Minggu (19/5/2019).
Asrisa menuturkan, besar indikasi adanya penyimpangan yang terjadi didalam perparkiran ini.
” Kami mendesak agar Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mencopot Kepala UPTD Parkir, Andi Ridwan.” Harap Andi Asrida.
Lanjut Andi, ditingkat Sekdis dan Kadis sudah diganti. Kuatnya indikasi kebocoran PAD seharusnya menjadi alasan Kepala UPTD sebagai bagian teknis juga ikut digeser.
Dalam hitungan LSM Sorot di Parepare sekitar 200 orang Jukir resmi. Jika masing-masing saja setiap hari setor Rp 15.000, maka sehari bisa mendapatkan Rp 3 juta.
“Berarti jika Rp 3 juta perhari, maka satu bulannya bisa Rp 90 juta dan dalam setahun mampu mencapai Rp 1 miliar lebih,” Ungkap Andi Asrida yang juga Mantan Jurnalis Handal di era 90an. (Con)


















