CYBERPARE.COM, PINRANG, — Dampak Tsunami yang melanda beberapa daerah di tanah air, seperti Palu dan Donggala serta Selat Sunda, masih dirasakan pengelola wisata pantai dan kuliner Ammani Kecamatan Mattiro Sompe Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan.
Seperti yang dirasakan, Mahmud, Ia mengaku sejak Tsunami melanda Palu, pengunjung wisata pantai Ammani langsung Anjlok, penurunan pengunjung hingga mencapai 70 persen, Keluh Mahmud. di pantai Ammani Minggu, 13 Januari 2019 siang tadi.
“Wisatawan Dimestik kita, masih trauma dengan kejadian yang melanda Palu dan Selat sunda,sehingga menghindari wisata Pantai untuk menghabiskan libur akhir pekannya ” Padahal sebelum, tsunami Palu , ribuan pengunjung selalu memadati lokasi wisata ini ” Ungkap Mahmud mengisahkan.
Kurangnya pengunjung menurut dia, juga berdampak pada penghasilan para pengusaha yang ada di wilayah lokasi wisata pantai tersebut.
Hal yang sama juga dirasakan, Pengusaha Kuliner Ikan Bakar Pantai Ammani. Muhammad Nasir, Ia mengaku hingga saat ini, hanya mampu menjual sekitar 10 porsi perbulan ” Penghasilan kami hanya berkisar Rp.4 juta perbulan, termasuk biaya operasional, dan lain lainnya “
Padahal sebelum Tsunami melanda Palu dan Donggala, Usahanya mampu menghasilkan laba bersih sekitar Rp. 12 juta perbulan “Sejak kejadian itu, penghasilan kami anjlok hingga 70 persen” terang Muhammad Nasir.
Pihaknya berharap, Pemerintah Daerah berupaya menepis dan menyakinkan masyarakat akan isu isu tsunami yang menghantui masyarakat ” Sebab sepanjang sejarah, dari nenek moyang kami, Pinrang termasuk daerah yang aman dari Tsunami” Kata Muhammad. (Omsu / Effendy)


















