banner 728x250

Hasria, Warga Bulukumba Terbakar di Tawau Malaysia

banner 120x600
banner 468x60

CYBERPARE.com, TAWAU. — Hasria binti Toha, 42 tahun, seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang bekerja pada perusahaan Fu Yee Corp. Sdn. Bhd, Tawau, Sabah Malaysia. Hasria merupakan salah satu korban atas terjadinya kebakaran pada kompleks perusahaan tersebut.

TKW asal Kampung Bijawang, Kecamatan Ujung Leo, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Indonesia mengalami luka bakar, di sekujur tubuhnya. Lantaran tak sanggup biaya pengobatan di Tawau, maka Hasria pun terpaksa dipulangkan ke
Negara asalnya melalui Pelabuhan Nunukan Kalimantan Utara.

Faharuddin Mardude, suami korban Hasria, kepada Cyberpare.com di Nunukan, Jumat (19/4) mengisahkan, isterinya sebetulnya mendapatkan biaya asuransi dari perusahaan tempatnya bekerja. Namun dana asuransinya tidak mencukupi biaya Rumah Sakit di Tawau.

Faharuddin akhirnya melapprkan kejadian yang menimpa isterinya itu kepada konsulat RI di Tawau untuk mendapatkan bantuan pemulangan ke negara asal melalui Nunukan dengan didampingi oleh suaminya sendiri.

WNI yang bekerja di Malaysia ini, sempat dirujuk di rumah sakit Tawau, karena mengalami luka bakar yang serius. Karena tidak sanggup membayar biaya perawatan dan perobatan di rumah sakit Tawau, sebab asuransi yang diberikan dari pihak perusahan tidak mencukupi untuk pembiayaan perobatannya.

Kepala Perwakilan Republik Indonesia, Iskandar Abdullah menjelaskan, meminta bantuan kepada pihak terkait dalam proses pemulangan WNI kekampung halamanya yang no berada di Sulawesi Selatan.

“WNI yang akan dipulangkan ke kampung halamannya, akan kami serahkan ke Diana sosial sesuai ketentuan yang berlaku, sambil menunggu proses pemulangan ke kampung halaman akan tetapi terlebih dahulu dirawat di RSUD Nunukan sesuai rujukan BP3TKI,” jelas Iskandar kepada Cyberpare.com Jumat (19/4)

Kasi perlindungan dan pemberdayaan BP3TKI Nunukan, Arbain membenarkan, Hasria mengalami sakit luka bakar pada saat berada di perusahan di tempat ia bekerja, karena tidak sanggup untuk membayar biaya berobat selama di rumahsakit Tawau, ia memint untuk di pulangkan kekampung hala grmanya di Bulukumba.

“Saat ini, Hasria telah dirawat di RSUD Nunukan sambil menunggu proses pemulangan ke kampung halamanya di Desa Bijawang, kecamatan ujung Leo kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan,” jelasnya Arbaim Kasi Perlindungan dan pemberdayaan BP3TKI e. (Anto/pcl).

banner 800x800