CYBERPARE.COM, PAREPARE — Pasca dinilai tak transparan terkait Rencana Anggaran Biaya (RAB) bantuan bedah rumah untuk masyarakat miskin di Kelurahan Tiro Sompe, pihak ketiga atau kontraktor, Jasmin angkat bicara.
Menurutnya, seluruh anggaran yang disiapkan untuk bantuan bedah rumah disalurkan dalam bentuk material kepada penerima manfaat atau warga miskin.
“Anggaran bedah setiap rumah berbeda, mulai dari Rp9 juta hingga Rp11 juta per unit. Tergantung dari kondisi rumah penerima bantuan,” ujarnya, Kamis (10/1/2019).
Ia mengaku, sekitar 10 rumah yang dibedah untuk wilayah Kelurahan Tiro Sompe, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare.
Terpisah, Ketua RW 1, Puaccara Ajidin menyesalkan sikap pihak ketiga yang dinilai tidak memperhatikan tanggung jawabnya sebagai kontraktor bedah rumah, khususnya dalam wilayahnya.
“Sudah berulang kali kontraktornya kami hubungi, tapi tidak pernah ditanggapi. Padahal kami hanya mau klarifikasi terkait bantuan material dari pemerintah,” katanya. (di)


















