CYBERPARE.COM, PAREPARE — Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional (Divre) Parepare menggelar pasar rakyat, yang dilaksanakan setiap hari Jumat selama empat bulan, di gedung Bulog, Kelurahan Lapadde, Kecamatan Ujung.
Kepala Sub Divre Bulog Parepare, Fahrurozi mengaku, harga beras dan sembako yang dijual di pasar rakyat tersebut lebih murah 30 persen ketimbang pasar tradisional lainnya.
“Kita Beri harga 30 persen lebih murah, dan tidak ada batasan pembelian. Siapa pun dan berapa pun belanjanya, kita tidak batasi,” bebernya.
Di tempat sama, Sekretaris Kota (Sekkot) Parepare, Iwan Asaad mengatakan, pasar rakyat tersebut memperkenalkan Pasar Induk Beras (PIB) di Parepare terbesar di luar Pulau Jawa. Sekaligus sebagai upaya menstabilkan harga pangan pokok.
“Ini salah satu upaya Pemkot Parepare memperkenalkan PIB. Sekaligus diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan pokok masyarakat dan stabilitas harga terjaga,” jelas Iwan. (Ad)


















