CYBERPARE.COM, PAREPARE — Berita tentang Pembelian Pakaian Olahraga untuk Calon Jamaah Haji Reguler (CJHR) Kota Parepare seharga Rp 200 ribu yang ramai diperbincangkan hangat warga Parepare dalam 2 hari ini, ditepis oleh seorang CJH reguler.
Salmah, 48 tahun, warga Panroko Jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Bumi Harapan, Kecamatan Bacukiki Barat Kota Parepare, Selasa (5/3/2019), menepis tudingan terkait pembelian baju seragam olahraga bagi CJH tahun 2019 tersebut bukan pungutan sebab ide tersebut merupakan keinginan para CJH sendiri.
Menurut Salmah, pembelian baju olahraga CJH itu atas inisiatif sendiri sendiri dan difasilitasi bagian pengelola program Kesehatan Jamaah Haji Dinas Kesehatan Kota Parepare untuk dipakai senam kebugaran sebelum berangkat.
“Kamilah dari para CJH reguler yang meminta bantuan aparat pengola Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Haji Parepare agar difasilitasi dalam hal pembeliannya. Itupun harganya hanyalah Rp.125 Ribu,” ujarnya.
Masalahnya, katanya, kalau para CJH membeli sendiri sendiri pasti tidak seragam. Jadi sama sekali tidak ada unsur pemaksaan atau keharusan untuk membeli baju olahraga tersebut dan itupun yang mau saja,” beber Salmah.
Keterangan Salmah tersebut, sejalan dengan penjelasan Andi Tenri, staf Dinas Kesehatan bagian pengelola program kesehatan Calon Jamaah Haji bahwa pembelian baju seragam
olahraga CJH tersebut, sama sekali bukan program dari Dinas Kesehatan. Jadi tudingan yang merebak dua hari terakhir, itu tidak benar.
“Para CJH reguler itu sendiri yang berinisiatif untuk membeli pakaian seragam untuk senam bersama. Lalu mereka minta saya memfasilitasi agar pakaiannya benar-benar seragam”, jelas Andi Tenri.
Tenri menjelaskan, kegiatan tersebut tertuang pada PMK Nomor 15 tahun 2016 tentang Istithaah Kesehatan Jamaah Haji dan pasal 17 ayat (3) tentang pembinaan dalam rangka pembinaan Istithaah kesehatan jamaah Haji. Namun, sama sekali tidak ada kaitannya dengan pembelian baju seragam olahraga yang dipakai untuk senam kebugaran.
“Jadi pengadaan baju olahraga itu merupakan inisiatif CJH itu sendiri. Untuk jelasnya, silahkan tanya langsung kepada para CJH itu sendiri ,” imbuhnya.
(pcl/cyberpare).


















