banner 728x250
DAERAH  

Tak Berdayakan Tenaga Setempat, Warga Ancam Tutup GI PLN Malili

banner 120x600
banner 468x60

LUTIM, CYBERPARE.COM — Dinilai tak berdayakan tenaga masyarakat setempat, Gardu Induk (GI) PLN Malili terancam ditutup warga Dusun Balambano Indah, Desa Puncak Indah, Kabupaten Luwu Timur.

Aksi unjuk rasa yang bakal dilakukan warga setempat, dipicu lantaran PT. Cindi Eratama Sejati yang merupakan rekanan PLN, lebih memberdayakan pekerja luar ketimbang lokal. Sehingga dinilai kebijakan tersebut tak pro terhadap warga setempat.

Warga setempat, Andi Makkasau mengatakan, jika pihak perusahaan atau rekanan PLN tak berdayakan tenaga lokal, maka pihaknya bakal melakukan blokade agar tak ada aktivitas kerja.

“Ini tidak bisa dibiarkan, masa hanya penerimaan tenaga kerja di bidang petugas kebersihan harus memperkerjakaan orang luar, sementara masyarakat setempat tepatnya di wilayah seputaran GI harus menjadi penonton,” keluh ya, Selasa (1/1/2019).

Menurut Andi, sejak berdirinya Gardu Induk tersebut, pihak PLN belum pernah terlihat silaturahmi bersama warga setempat. Padahal sebagai pengelola, PLN mesti mengetahui dampak yang ditimbulkan dengan beroperasinya gardu tersebut.

“Sejauh ini belum ada kontribusi yang dirasakan masyarakat setempat dengan beroperasinya Gardu Induk tersebut,” katanya.

“Pada intinya kami menuntut agar tenaga warga setempat diberdayakan, sekaligus memasang penerangan jalan di beberapa titik. Jika itu tak disanggupi, maka jangan mimpi GI itu beroperasi,” tegas dia.

Untuk diketahui, GI PT. PLN (Persero) wilayah Sulselrabar berkapasitas 150. KV tersebut berkedudukan di Wilayah KM 4 Dusun Balambano Indah, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulsel.

Hingga berita ini di turunkan belum ada tanggapan resmi dari pihak PLN maupun PT. Cindi Eratama Sejati. (*)

banner 800x800