CYBERPARE.COM, PAREPARE — Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe menganggarkan sebesar Rp1,48 miliar untuk program pemeliharaan kantrantibmas dan pencegahan tindak kriminal di tahun 2018.
“Kita alokasikan anggaran sebesar Rp1,48 miliar, realisasi sebesar Rp1,41 miliar,” katanya.
“Anggaran tersebut direalisasikan untuk pembentukan komunitas intelejen daerah dan forum kewaspadaan dini masyarakat,” ujar Walikota bergelar doktor hukum itu.
Menurut Taufan, tujuannya untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat.
Ini juga menjadi upaya memberikan perhatian khusus pada banyaknya berita hoax, yang berpotensi memecah belah umat beragama.
“Disamping itu, peningkatan kerjasama antara Satpol PP dengan aparat penegakan hukum terus ditingkatkan, guna mencegah kejahatan yang berpotensi menggangu ketentraman dan ketertiban umum dengan melaksanakan operasi gabungan,” jelas dia.
Selain itulah, upaya yang dilakukan Pemkot Parepare lainnya yaitu menganggarkan program kemitraan pengembangan wawasan kebangsaan. Dengan alokasi anggaran sebesar Rp156 juta, realisasi sebesar Rp155 juta.
“Anggaran ini direalisasikan untuk pembentukan forum kerukunan antar umat beragama. Sebagai wadah melakukan dialog antar pemuka-pemuka agama, untuk menjaga kerukunan antar umat beragama,” tandas dia. (Ad)


















