CYBERPARE.COM, PAREPARE — Baby blues syndrome adalah perasaan sedih atau emosional yang dirasakan oleh ibu pasca melahirkan, dikenal juga dengan sebutan postpartum blues atau postpartum distress syndrome.
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obg), dr Risma N Sulham, Sp. OG menjelaskan, masyarakat khususnya ibu mesti mengenal apa itu baby blues syndrome.
Menurut dr Risma, sebagian besar ibu yang baru melahirkan mengalami hal tersebut, namun tidak semua. Diperkirakan hanya sekitar 50 hingga 80 persen dari ibu yang baru melahirkan mengalami baby blues. Penyebabnya karena pengaruh hormon.
“Baby blues syndrome sendiri memiliki gejala seperti ibu menangis tanpa alasan yang jelas, mudah kesal, cepat merasa lelah, tidak punya rasa percaya diri, mudah tersinggung dan sulit untuk istirahat,” jelasnya.
dr Risma menjelaskan, baby blues syndrome dialami ibu sejak 14 hari pertama setelah melahirkan, dan akan berhenti setelah hari ke 40. Hari terburuk dirasakan ibu yaitu 3 atau 4 hari pasca kelahiran.
“Cara mengatasi baby blues syndrome yaitu dengan beristirahat yang cukup. Terpenting, tetap stay positive dan melakukan persiapan matang sebelum melahirkan, baik itu fisik maupun mental,” katanya.
“Peran suami menjadi bagian penting mengatasi baby blues, dengan cara berbagi pekerjaan dalam merawat bayi mereka,” tandas dr Risma. (Ad)


















