banner 728x250

15 peserta transmigrasi Piriang Tapiko Minggat

banner 120x600
banner 468x60

POLMAN, Cyberpare.com — Sebanya15 Peserta Transmigrasi Kecamatan Tutar Polewali Mandar yang berasal dari Provinsi Jogjakarta tinggalkan lokasi Transmigrasi mereka meninggalkan lokasi transmigrasi lantaran tidak cocok dengan kondisi alam yang ada dilokasi Transmigrasi yang letaknya Didesa Piriang Tapiko Kecamatan Tutar Polman.

Kepala Dinas Transmigrasi Provinsi Sulawesi Barat, H. Hamzih yang dikonfirmasi disela-sela kegiatannya di Polewali Mandar mengatakan bahwa dari 16 warga Jogjakarta yang menjadi peserta Transmigrasi didesa Piriang Tapiko hanya satu orang saja yang bertahan di lokasi transmigrasi. Dan mereka pergi itu entah apa penyebabnya namun dengar Kabar bahwa mereka pergi itu lantaran tidak nyaman dengan kondisi alam yang ada Di Piriang Tapiko. hal tersebut juga dibenarkan oleh Kabid Tranmigrasi Polman M. Irdan Natsir.

” menurut Irdan Nasir Peserta transmigrasi yang dari Jogja tidak murni warga Jogja bahkan ada yang telah menjadi peserta tranmigrasi diwilayah Mamuju juga ikut mendaftar di jogja  untuk penempatan Polewali Mandar.

Penyebab pulangnya peserta transmigrasi tersebut meninggalkan lokasi transmigrasi lantaran banyak yang tidak betah dengan kondisi alam dan pekerjaan mereka sebelumnya juga menjadi salah satu penyebab.

,”Ada satu orang juga yang menjadi provokasi warga lainnya yang menjadi peserta transmigrasi untuk kembali pulang” terang M Irdan saat ditemui dikantor nya senin 13/11

Ia katakan bahwa Pemerintah telah memberikan jaminan hidup (Jadup) untuk persedian beras dan kebutuhan pokok lainya selama 12 bulan. dan yang dikeluhkan adalah kualitas beras karena ketika beras masuk dilokasi transmigrasi gudang berasnya tidak memenuhi syarat.

“Seandainya mungkin ini peserta transmigrasi yang datang betul-betul petani pasti mereka betah tinggal dilokasi, padahal sebenarnya kita harapkan peserta Trans dari Jogja ini dapat membagikan ilmunya kepada peserta trans lokal” jelas M. Irdan Natsir.

Dia katakan tahun lalu itu kuota transmigrasi kita sebanyak 75 KK yakni 59 KK untuk trans lokal dan 16 KK untuk trans dari Jogjakarta. (*)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *