banner 728x250

2 Kali KKB Papua, Bantai Pekerja Trans Papua, Mayoritas Warga Sulsel

banner 120x600
banner 468x60

PAPUA, Cyberpare.com — Sebanyak 31 pekerja jalan dan jembatan Trans Papua dibunuh secara sadis Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Nduga, Papua. Mayoritas korban diketahui berasal dari Sulawesi Selatan.
Corporate Secretary PT Istaka Karya, Yudi Kristanto mengatakan, puluhan pekerja yang yang tewas saat membangun proyek jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak itu mayorita berasal dari Sulawesi Selatan.

“Mayoritas dari Sulawesi Selatan,” kata Yudi, seperti dilansir Okezone, Selasa (4/12/2018).

Yudi menjelaskan, jumlah pekerja yang ada di proyek itu berjumlah 28 orang. Namun, pihaknya belum bisa memastikan berapa orang yang meninggal akibat peristiwa tersebut.

“Korban sedang dilakukan evakuasi aparat keamanan sekalian dipastikan kondisi, jumlah, dan identitas,” imbuh dia.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Papua, Kombes. AM. Kamal menjelaskan, peristiwa itu berawal pada Senin 3 Desember 2018 sekira pukul 15.30 WIT. Pihak kepolisian mendapatkan laporan dari warga bahwa telah terjadi pembunuhan terhadap para pekerja PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi Kabupaten Nduga pada Minggu, 2 Desember 2018.

Menurutnya, berdasarkan laporan dari lapangan sebanyak 24 orang pekerja dari PT Istaka Karya dibunuh pada Sabtu, 1 Desember 2018, sedangkan 8 lainnya yang sempat menyelamatkan diri dan bersembunyi di salah satu rumah anggota DPRD setempat, lalu dijemput dan dibunuh pada hari Minggu, 2 Desember 2018.

“Laporan terakhir total semua korban 31 orang, 24 dibunuh pada hari pertama, 8 orang lainnya sempat lolos dan sembunyi di rumah anggota dewan, tapi keesokan harinya mereka dijemput dan dibunuh. Satu orang lagi masih hilang,” kata Kamal.

Berikut nama-nama 24 pekerja Jalan Trans Papua yang disebutkan tewas dibunuh di Kabupaten Nduga:
1. Jhony Arung
2. Anugrah
3. Alrpianus
4. Muh. Agus
5. Aguatinus T
6. Martinus Sampe
7. Dirlo
8. Matius
9. Emanuel
10. Calling
11. Dani
12. Tariki
13. Markus Allo
14. Aris Usi
15. Muh. Faiz
16. Yusran
17. Ayub
18. Yosafat
19. M.Ali Akbar
20. Petrus Ramli
21. Hardi Ali
22. Efrandi Hutagaol
23. Rikki Simanjuntak
24. Marg Mare

Delapan orang pekerja lainnya, yang sempat bersembunyi di rumah salah seorang Anggota Dewan lalu dijemput keesokan harinya, belum diketahui Identitasnya. (** /Effendy)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *