PAREPARE, Cyberpare.Com — PT Amanah Finance Syariah Cabang parepare, salah satu perusahaan pembiayan yang bergerak di bidang kredit Mobil, di jalan Bau Massepe Kota Parepare tuai kritikan. Pasalnya Nasabah yang sudah melunasi kredit mobilnya dibebani biaya oleh oknum karyawan Amanah sebesar Rp 1,5 juta, jika ingin mengambil BPKB.
Seperti yang dialami Indo Sakka, salah satu nasabah PT Amanah Finance Syariah yang sudah melunasi kredit kendaraan mobilnya, Toyota Yaris type G tahun 2013 Nopol DP 1126 AC, merasa kesal atas pelayanan oknum karyawan PT Amanah Finance. Dia mengaku, sebulan lalu telah melunasi angsuran kendaraannya, tapi BPKB belum juga diberikan.
Saat dirinya mendatangi kantor PT Amanah Finance, oknum karyawan Amanah menyebut jika BPKB mobilnya masih ada di Bank Mandiri dan harus dibayar dulu sebesar Rp 1.500.000 baru bisa diambil. “Katanya harus dibayar dulu Rp 1,5 juta dulu baru bisa diambil,” kesal Indo Sakka, Senin (6/11/2017)
Olehnya itu, dia menuntut pihak Amanah Finance untuk segera memberikan BPKB mobil miliknya karena masa kredit kendaraannya telah berakhir alias lunas sejak sebulan lalu.
Menanggapi hal itu, Ketua DPD Pekat Indonesia Bersatu Nurtiaty Sjam mengecam tindakan oknum PT Amanah Finance Syariah yang dinilainya telah merugikan nasabah.
Sementara itu, Pimpinan Cabang PT Amanah Finance yang berusaha ditemui tidak berada dikantornya. “Pimpinan lagi berada di Makassar,” ujar salah satu karyawan Amanah Finance. (chulk)


















