CYBERPARE.COM, SIDRAP — Akibat angin puting beliung yang mengarah ke dua kecamatan lainnya yang berasal dari langit Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, membuat rumah warga rusak. Senin, 25/11/2019
Berdasarkan informasi dari Kepala BPBD Kabupaten Sidrap, Siara Barang mengungkapkan, sebelum angin puting beliung porak porandakan rumah warga, sempat diguyur hujan deras kemudian timbul angin puting beliung dari langit yang menghitam.
“Berawal dari Hujan deras kemudian timbul Angin puting beliung dari atas langit yang menghitam, kemudian menghantam permukiman penduduk di tiga kecamatan di Kabupaten Sidrap, di Laporkan sejumlah rumah warga yang rusak,”Kata Siara Barang.
Menurut dia, tiga kecamatan di Kabupaten Sidrap, disapu angin puting beliung yang menjulur panjang dari atas langit kemudian mengarah ke daratan.
“Dari Data kejadian Bencana kami. Anging puting beliung merusak 12 Rumah. Dengan rincian di Kecamatan Kecamatan Duapitue, 1 rumah di Desa Bila, 5 Rumah di Desa Kalosi Alau. Sementara di Kecamatan Tellu Limpoe, di Desa Teteaji 5 rumah rusak, untuk kecamatan Pitu Riase, pada Kelurahan Batu 1 rumah rusak,”beber Siara.
Siara menambahkan, rata-rata rumah warga yang terdampak angin puting beliung terjadi pada atap Rumah mengalami rusak terparah di Teteaji dan Desa Kalosi Alau, Kecamatan Dua Pitue dan satu rumah semua atapnya akibat diterjang angin puting beliung.
“Rumah terparah terdampak puting beliung pada desa Teteaji dan Desa Kalosi Alau, Kecamatan Dua Pitue. Satu rumah semua atapnya terbang,”ungkapnya. (uk)


















