CYBERPARE.COM,PAREPARE- LSM InCare menyoroti aset Pemerintah Kota Parepare yang terbengkalai dengan nilai mencapai Rp2 miliar. Menurut InCare, kondisi ini merupakan bukti kegagalan perencanaan dan pengelolaan aset oleh Pemkot Parepare, Kamis, 18 April 2025
InCare meminta Pemkot Parepare untuk melakukan evaluasi dan perbaikan dalam pengelolaan aset daerah, sehingga aset-aset yang ada dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan pendapatan daerah.
Ketua LSM Indonesian Care (InCare), Andi Ilham Abidin, menyayangkan banyaknya aset Pemerintah Kota Parepare yang terbengkalai setelah dibangun dengan anggaran miliaran rupiah. Salah satu contoh adalah Gudang Kontainer di belakang Pasar Lakessi yang dibangun pada 2020 dengan nilai Rp2.218.605.000, namun tidak difungsikan hingga saat ini.
Andi Ilham menilai bahwa kegagalan perencanaan oleh Bappeda Kota Parepare menjadi penyebab utama aset-aset tersebut terbengkalai. Padahal, jika dimaksimalkan, aset-aset tersebut dapat menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang signifikan bagi Pemkot Parepare.
Menurutnya “Kalau semua aset Pemkot itu dimaksimalkan, maka Parepare akan mendapatkan PAD lebih baik. Ada potensi PAD ketika ini dimanfaatkan,” sambungnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare, Muh Husni Syam mengatakan, pemerintah daerah akan mengupayakan bagaimana menata dan memaksimalkan pengelolaan aset-aset Pemkot.
“Termasuk gudang kontainer dan hal-hal lain akan dikomunikasikan dengan OPD-nya,” singkatnya. (*)


















