banner 728x250
DAERAH  

Banjir Pasangkayu, Siswa Terpaksa Akan Belajar di Tenda

banner 120x600
banner 468x60

PASANGKAYU, Cyberpare.com — Hujan yang melanda Kabupaten Pasangkayu Mamuju Utara Sulawesi Barat. Sejak sepekan terakhir, memgakibatkan banjir di sejumlah titik, Selain akses jalan ke Fasilitas umum seperti sekolah sarana umum lainnya, Banjir juga mengakibatkan sejumlah sekolah meski tutup karena kurangnya siswa ke sekolah.

Kepala Sekolah SD Marambeau, Sukarman Spd. menjelaskan, pada dasarnya mereka tak meliburkan siswanya. Namun itu adalah inisiatif orang tua murid, karena khawatir keselamatan anaknya.

“Semenjak naiknya air, kami tetap melakukan proses belajar mengajar, karena masih ada tiga kelas yang tidak tergenang. Tapi minggu kemarin, tiga hari siswa tidak datang ke Sekolah dan beberapa orang tua siswa, rata-rata beralasan takut, karena air selalu ada dan arusnya deras” terang Sukarman, Rabu kemarin.

Menurutnya, ia sudah melaporkan kejadian ini ke Dinas Pendidikan, namun tidak ada antisipasi atau solusi terkait keberlangsungan proses belajar mengajar bagi 115 siswanya.

“Hari ini, guru dan masyarakat disini membangun tenda untuk tempat anak-anak belajar, karena ada delapan tenda yang diperbantukan Dinas Sosial. Kami juga berterimakasih dengan Kapolres beserta jajarannya, karena membantu kami dengan mendirikan satu tenda besar, tanpa kami minta” ungkapnya.

Kapolres Matra, AKB Made Ary Pradana, mengatakan, bencana apapun yang melanda masyarakat Pasangkayu, Proses Belajar Mengajar tidak mesti harus terhenti.

“Kami sangat khawatir terkait keberlangsungan belajar siswa di SD Marambeau ini. Sehingga saya berinisiatif, mendirikan tenda disini, agar anak-anak disini tetap bisa mengenyam pendidikan, karena tidak ada alasan siswa tidak belajar” tegas Made Ary.

Dijelaskannya, untuk membantu guru saat mengajar, ia akan menurungkan seluruh Personil Polwan. Dan merencanakan akan menurungkan bantuan logistik.

“Dalam satu dua hari ini kami juga akan menurungkan bantuan logistik, karena berdasarkan keterangan Kepala Desa, 37 warga di dusun Sinar Wajo, akan diunsikan” tandasnya. (Tomy / Effendy)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *