CYBERPARE, PAREPARE — Festival Salo’ Karajae, event tahunan terbesar di Provinsi Sulawesi Selatan kembali akan di gelar oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Parepare. Minggu, 8/9/2019
Festival tahunan tersebut yang beberapa tahun vakum, kembali akan di gelar pada 27 September hingga 2 Oktober 2019 yang berlokasikan di Tonrangeng River Side, Kecamatan Bacukiki Barat, Kota Parepare
Setelah dikonsep sematang mungkin, lomba tradisional bahari dan modern yang menjadi daya tarik salah satunya yakni antraksi flying board.
Plt Kepala Disporapar Parepare, Amarun Agung Hamka menguraikan, festival ini merupakan persembahan Kota Parepare untuk Sulawesi Selatan yang mendunia. Pembukaan Festival Salo’ Karajae akan digelar pada malam hari. Tepat pada peringatan hari Pariwisata Sedunia.
Lanjut Hamka, selain itu, ada pula lomba masak kuliner beraroma “bahari” dengan menghadirkan Chef nasional. Pesta kembang api juga menjadi penyemarak dalam event tahunan itu.
Uniknya, pada Festival pesisir sungai ini juga akan menggelar pameran kerajinan susur sungai. Jadi selain memanjakan mata dengan sejumlah pameran kerajinan sebagai buah tangan, pengunjung juga akan menikmati wisata dengan menyusuri sungai (salo’) Karajae dengan pemandangan yang terhampar di tepian sungai.
“Pelaksanaan pembukaan Festival Salo’ Karajae yang digelar di malam hari adalah ide Walikota Parepare, Bapak Dr. HM Taufan Pawe sebagai jawaban bahwa kota Parepare hidup, aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Hamka,
Dari beberapa lomba tradisional yang akan digelar pada Festival tersebut di antaranya, lomba tangkap bebek, tarik tambang, mancing, perahu hias, dan sejumlah perlombaan konvensional lainnya. (uk)


















