banner 728x250

Camat Bacukiki Apresiasi Program Padat Karya di Bilalangnge

banner 120x600
banner 468x60

Editor : Ardiansyah

PAREPARE, Cyberpare.Com – Camat Bacukiki Iskandar Nusu menyatakan apresiasinya terhadap program Padat Karya Infrastruktur yang dinilai dapat meningkatkan kesejahteraan serta mengurangi angka pengangguran di masyarakat.

Hal itu diungkapkan Iskandar saat menghadiri kegiatan edukasi dan rembuk masyarakat dalam rangka mendukung pengembangan dan perluasan kesempatan kerja melalui program padat karya infrastruktur wilayah tengah tahun 2017, khususnya bagi masyarakat Bacukiki di Bilalangnge, Kelurahan Lemoe, Rabu (23/8/2017).

“Tentunya kegiatan ini sangat positif bagi masyarakat sebab membuka peluang kerja bagi masyarakat yang menganggur,” ucapnya.

Program padat karya ini memiliki banyak manfaat, selain membuka peluang kerja bagi masyarakat karena bersinergi dengan infrastruktur. “Jadi selain kita bisa menikmati jalan, irigasi, serta pembangunan lainnya, secara otomatis juga akan berdampak pada perekonomian masyarakat yang juga akan meningkat,” tegasnya.

Melalui kesempatan ini, mantan Kabag Humas Pemkot Parepare ini pun mengajak masyarakat Bacukiki agar selalu menjaga hasil-hasil pembangunan khususnya di wilayah Bacukiki.

“Kita harusnya selalu bersyukur dengan banyaknya pembangunan yang ada di Bacukiki. Ini bukti kepedulian Pemerintah kepada masyarakat Bacukiki yang tidak menginginkan masyarakat disini merasa termarginalkan,” urainya.

Adapun tata cara pelaksanaannya terlebih dahulu membentuk kelompok masyarakat. “Jadi untuk pelaksanaannya akan dibentuk kelompok dari kesepakatan masyarakat, dan warga yang masuk dalam kelompok program ini adalah pekerja, serta mereka akan mendapatkan honor atas pekerjaan tersebut,” jelas penanggung jawab program, Andi Sunra.

Program ini akan mempekerjakan masyarakat pada pembangunan infrastruktur yaitu pengerasan jalan di wilayah Bilalangnge dengan panjang jalan kurang lebih 400 meter.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Anwar Saad, saat membuka acara mengatakan bahwa kegiatan ini adalah program rutin Dinas Tenaga Kerja yang filosofinya adalah padat karya untuk menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Konsepnya dengan memperkerjakan dan memberdayakan masyarakat pada pelaksanaannya yang secara otomatis dapat menyerap tenaga kerja penganggur dan secara linear diharapkan mampu meningkatkan akses bagi kegiatan ekonomi di pedalaman,” terangnya. (*)

banner 800x800

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *